Antonelli Pimpin Dominasi Mercedes di Suzuka, Verstappen Terpuruk di Kualifikasi

Minggu, 29 Mar 2026, 00:15 WIB

SUZUKA, JEPANG — Pembalap muda sensasional Kimi Antonelli kembali mencuri perhatian dengan merebut pole position Grand Prix Formula 1 Jepang, Sabtu (28/3), sekaligus memimpin dominasi satu-dua Mercedes bersama rekan setimnya, George Russell.

Mercedes melanjutkan awal musim yang impresif setelah sebelumnya juga mengunci finis satu-dua dalam dua seri pembuka. Di Sirkuit Suzuka, performa mereka kembali tak tertandingi dalam kondisi lintasan kering.

Ket. Foto: Kimi Antonelli. — Sumber: AFP

Antonelli, yang baru berusia 19 tahun, mencatat waktu tercepat 1 menit 28,778 detik. Catatan itu memastikan dirinya meraih pole position kedua secara beruntun setelah sebelumnya juga mencetak sejarah sebagai pole-sitter termuda dalam Formula 1 di China.

“Itu sesi yang sangat bersih,” ujar Antonelli. “Masih ada pekerjaan rumah, terutama di lintasan besar terkait manajemen energi, tapi secara keseluruhan ini menyenangkan.”

Russell harus puas di posisi kedua dengan selisih 0,298 detik. Sementara itu, pembalap McLaren, Oscar Piastri, menempati posisi ketiga, diikuti oleh Charles Leclerc dari Ferrari di urutan keempat.

Russell yang sempat tercepat pada sesi latihan bebas pertama mengakui mengalami kendala saat kualifikasi. “Sepanjang akhir pekan saya cukup nyaman dengan mobil, tapi di kualifikasi ada sesuatu yang terasa tidak tepat,” ujarnya.

Namun, sorotan utama justru tertuju pada juara dunia empat kali, Max Verstappen. Pembalap Red Bull Racing itu kembali mengalami mimpi buruk di sesi kualifikasi setelah tersingkir di Q2 dan harus memulai balapan dari posisi ke-11.

Padahal, Verstappen memiliki catatan impresif di Suzuka dengan kemenangan dalam empat musim terakhir, serta pole position tahun lalu dengan rekor lap.

Pembalap asal Belanda itu mengkritik regulasi baru Formula 1 yang membagi tenaga mesin secara seimbang antara mesin konvensional dan listrik. Ia bahkan menyebut mobilnya “tidak bisa dikendarai”.

“Mobil tidak mau berbelok di tengah tikungan, tapi di saat yang sama justru oversteer saat masuk tikungan. Sangat sulit dan tidak bisa diprediksi,” keluh Verstappen.

Performa Red Bull musim ini memang belum stabil. Verstappen hanya finis keenam di Melbourne dan gagal finis di Shanghai dua pekan lalu.

Di belakang lima besar, juara dunia Lando Norris berada di posisi kelima, diikuti oleh Lewis Hamilton dari Ferrari dan Pierre Gasly dari Alpine.

Sementara itu, rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, finis di posisi kedelapan. Dua pembalap muda Audi, Gabriel Bortoleto dan Arvid Lindblad, melengkapi 10 besar.

Piastri menyatakan optimistis jelang balapan, setelah menunjukkan progres signifikan. “Menyenangkan bisa lebih dekat. Kami terus belajar tentang mobil dan unit tenaga setiap akhir pekan,” ujarnya.

Sejumlah nama besar harus tersingkir lebih awal, termasuk Esteban Ocon, Nico Hulkenberg, Carlos Sainz Jr., serta Verstappen di Q2.

Kejutan juga datang dari pembalap muda Ollie Bearman yang gagal bersinar dan akan start dari posisi ke-18, setelah sebelumnya tampil impresif di GP China.

Sementara itu, dua pembalap Aston Martin, Fernando Alonso dan Lance Stroll, kembali terpuruk di dasar klasemen waktu. Keduanya bahkan belum mampu menyelesaikan satu pun balapan musim ini akibat masalah getaran ekstrem pada mobil mereka.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.