Wamendagri Larang Program Dadakan di APBD Jabar, Ingatkan Harus Selaras RKPD

Rabu, 15 Apr 2026, 17:16 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran daerah dalam Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2027 di Bandung, Rabu (15/4/2026). Ia meminta seluruh pemerintah daerah di Jawa Barat memastikan setiap program dalam APBD memiliki dasar yang jelas dalam dokumen perencanaan.

Menurut Wamendagri, penyusunan anggaran tidak boleh dilakukan secara sembarangan tanpa acuan yang kuat dari RKPD. Konsistensi ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan dari tingkat pusat hingga daerah agar tetap berada dalam satu arah kebijakan nasional.

Ket. Foto: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran daerah dalam Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2027 di Bandung, Rabu (15/4/2026). — Sumber: Istimewa

"Tidak boleh ada lagi program di dalam APBD yang tiba-tiba muncul tanpa ada dasar perencanaannya di dokumen RKPD, begitu pula sebaliknya," tegasnya.

Ia menjelaskan, dokumen perencanaan seperti RPJPD hingga RKPD harus menjadi pedoman utama dalam menyusun kebijakan anggaran daerah. Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, Wamendagri juga mengapresiasi capaian ekonomi Jawa Barat sepanjang 2025 yang tumbuh sebesar 5,32 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. Bahkan, pada triwulan keempat, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut mencapai 5,85 persen.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah daerah tidak cepat berpuas diri karena tingkat pengangguran terbuka masih relatif tinggi. Kondisi ini menjadi tantangan serius agar pertumbuhan ekonomi ke depan lebih inklusif dan mampu menyerap tenaga kerja secara optimal.

"Ini menjadi catatan penting agar laju ekonomi kita ke depan lebih inklusif dan optimal dalam menyerap tenaga kerja lokal," pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program prioritas nasional Asta Cita. Ia mengapresiasi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat.

Namun demikian, ia menekankan percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai langkah penting menjamin keamanan pangan. Hal ini dinilai krusial terutama bagi program yang menyasar pemenuhan gizi masyarakat.

"Sertifikasi ini adalah syarat mutlak. Bukan sekadar administrasi, melainkan jaminan keamanan pangan bagi anak-anak kita," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja dengan integritas dan tanggung jawab dalam mengelola anggaran. Setiap kebijakan yang diambil harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara luas.

"Mari kita bekerja dengan penuh integritas dan tanggung jawab untuk memastikan setiap rupiah anggaran ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat menuju Provinsi Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.