Jalan Amblas di Dewi Sartika Jakti Bahayakan Pengendara, Warga Minta Segera Diperbaiki
📅 Selasa, 14 Apr 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan amblas di kawasan Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Awalnya lubang kecil, tapi makin lama makin besar. Apalagi banyak kendaraan berat lewat sini, kan jadi bahaya," kata salah satu warga sekaligus pemilik usaha di sekitar lokasi, Kevin (30) di Jakarta, Selasa (14/4).
Kerusakan yang berada di sisi kiri jalan, tepat di area tikungan, kerap memicu kecelakaan, terutama bagi kendaraan yang melintas dari arah Kalibata menuju Jalan Dewi Sartika.
Terlihat sejak pagi menunjukkan kondisi jalan masih amblas dengan lubang yang cukup dalam. Sejumlah pengendara, khususnya sepeda motor, tampak harus memperlambat laju kendaraan saat melintas.
Bahkan, beberapa di antaranya terlihat hampir terperosok karena posisi lubang yang berada di titik buta atau blind spot.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk mengantisipasi kecelakaan, sejumlah kerucut lalu lintas (traffic cone) telah dipasang di sekitar lokasi. Selain itu, terdapat pula tanda cat putih di sekitar lubang yang diduga dibuat oleh warga atau pengguna jalan sebagai penanda darurat.
Meski demikian, kondisi tersebut dinilai belum cukup menjamin keselamatan, mengingat lokasi jalan yang menikung membuat lubang sulit terlihat dari kejauhan.
Kevin mengaku sudah beberapa kali mendengar suara benturan keras dari arah jalan tersebut. Dia menyebut suara itu berasal dari kendaraan yang menghantam lubang saat melintas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya sering dengar suara keras saat mobil atau angkot masuk ke lubang, dari dalam toko saja terdengar jelas," ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain menimbulkan kebisingan, jalan rusak tersebut juga berisiko merusak kendaraan, terutama bagi pelaku usaha yang mengandalkan mobil untuk distribusi barang.
Dia berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan sebelum menimbulkan korban.
"Kalau harapan pasti sama seperti warga lain, segera dibenerin saja. Soalnya kita juga pakai mobil buat angkut barang," ucapnya.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Eko (45). Eko mengaku kerap menyaksikan langsung kendaraan yang jeblos ke dalam lubang, termasuk truk pengangkut galon air.
"Waktu itu pernah truk sedang angkut galon nyeblos ke situ. Lubangnya memang baru, sekitar seminggu ini," kata Eko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!