Sinner Tumbangkan Alcaraz di Final Monte Carlo Masters, Rebut Kembali Peringkat Satu Dunia
Senin, 13 Apr 2026, 08:56 WIBMONTE CARLO â Jannik Sinner menegaskan dominasinya di musim ini setelah menundukkan juara bertahan Carlos Alcaraz dengan skor 7-6(5), 6-3 pada laga final Monte Carlo Masters, Minggu (12/4) waktu setempat. Kemenangan ini memastikan gelar Masters pertama Sinner di lapangan tanah liat sekaligus mengembalikan posisi nomor satu dunia dari tangan rivalnya asal Spanyol.
Keberhasilan tersebut menjadi penutup rangkaian performa luar biasa Sinner. Ia tercatat sebagai pemain kedua dalam sejarah yang mampu menyapu bersih âSunshine Doubleâ, Indian Wells Masters dan Miami Open, lalu menjuarai Monte Carlo dalam satu musim, menyamai pencapaian Novak Djokovic pada tahun 2015.
Tak hanya itu, gelar ini menjadi trofi Masters 1000 keempat secara beruntun bagi Sinner setelah sebelumnya berjaya di Paris Masters, Indian Wells, dan Miami, sekaligus yang kedelapan sepanjang kariernya.
âKami datang ke sini hanya untuk mendapatkan sebanyak mungkin pertandingan sebelum turnamen besar berikutnya. Hari ini level permainan kami sangat tinggi,â ujar Sinner dalam wawancara di lapangan.
âAngin cukup kencang, kondisinya sangat berbeda dibanding hari-hari sebelumnya. Hasil ini luar biasa, kembali ke peringkat satu sangat berarti bagi saya. Tapi seperti yang selalu saya katakan, peringkat bukanlah segalanya. Saya sangat senang akhirnya bisa meraih gelar besar di permukaan ini.â
Pertemuan ini menjadi babak lanjutan rivalitas âSincarazâ yang kian memikat publik tenis dunia, setelah terakhir kali keduanya bentrok di final ATP Finals lima bulan lalu, juga dimenangkan oleh Sinner.
Final berlangsung dalam kondisi berangin yang menyulitkan kedua pemain. Baik Sinner maupun Alcaraz sempat saling mematahkan servis di awal pertandingan, sebelum Alcaraz menemukan ritme lebih dulu dengan pukulan-pukulan winner dari baseline serta drop shot mengecoh.
Namun, memasuki fase krusial set pertama, Sinner menunjukkan ketenangan. Saat tertinggal 5-6, ia mampu mempertahankan servis untuk memaksakan tie-break, di mana servis pertamanya menjadi senjata utama hingga mengunci set pembuka setelah Alcaraz melakukan double fault pada set point.
Alcaraz sempat bangkit di set kedua dengan keunggulan 3-1, didukung pengembalian bola agresif yang memancing sorakan penonton. Namun momentum kembali berbalik ketika Sinner memenangi empat gim beruntun, membalikkan keadaan sekaligus membuka jalan menuju gelar.
Tanpa kesalahan berarti, petenis Italia itu menutup pertandingan dengan tenang. Kesalahan Alcaraz pada championship point memastikan kemenangan Sinner, yang kemudian merayakannya sebelum menghampiri sang rival di depan net.
Alcaraz pun mengakui kehebatan lawannya. âLuar biasa apa yang Anda capai saat ini. Hanya satu pemain di era Open yang pernah memenangkan Sunshine Double lalu Monte Carlo, dan sekarang Anda yang kedua,â ujar Alcaraz.
âItu sesuatu yang luar biasa, dan saya baru saja merasakan betapa sulitnya mencapainya. Selamat untuk semua kerja keras Anda dan tim.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan Moge, Polda Kepri Ungkap Penyelundupan 51 Ayam Bangkok
-
BUMN Siap Melantai, Danantara Bidik Dana Pasar Modal
-
OJK Ungkap Industri Keuangan Syariah Tumbuh Positif
-
Ini Rahasia Kahitna Tetap Kompak dan Eksis Sampai Sekarang
-
Gaet Wisatawan, Festival Golo Koe 2026 Promosikan Wisata Flores Berkelanjutan
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta pada Jumat Pagi Masuk Lima Besar Terburuk di Dunia
-
Bantuan Pangan Perdana Disalurkan di Alor, Bulog Tegaskan Negara Hadir hingga Kepulauan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.