SAR Tanjungpinang Evakuasi Dua Nelayan Karimun yang Hanyut ke Wilayah Perairan Malaysia

Senin, 13 Apr 2026, 01:50 WIB

TANJUNGPINANG - Tim pencarian dan pertolongan SAR (Search and Rescue) gabungan berhasil mengevakuasi dua nelayan asal Kabupaten Karimun, Supianto dan Zulkifli, yang hanyut hingga ke wilayah Kukup, Malaysia, setelah kapal mereka mengalami kerusakan mesin di tengah cuaca buruk. 

Kepala Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang Fazzli mengatakan kronologis kejadian berawal dari kapal yang ditumpangi kedua nelayan tersebut, mengalami kerusakan mesin saat melaut di perairan Tokong Hiu, Karimun, sejak Sabtu (11/4) malam.

Ket. Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi dua orang nelayan Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) hanyut hingga ke perairan Malaysia, Minggu (12/4). — Sumber: ANTARA/HO-Humas SAR Tanjungpinang

"Kondisi cuaca buruk dan hujan deras menyebabkan kapal kehilangan kendali hingga terseret arus sejauh 20,73 mil laut ke wilayah Kukup, Malaysia," kata Fazzli dalam di Tanjungpinang, Minggu malam.

Dia menyampaikan informasi darurat itu diterima oleh kantor SAR dari Polair Polres Karimun, berdasarkan laporan Ketua Nelayan KUB Selayang Laut Wito, Minggu.

Menindaklanjuti laporan ini, kata dia, SAR Tanjungpinang melalui tim penyelamat Pos SAR Tanjung Balai Karimun segera melakukan koordinasi intensif melalui Precom dan Excom dengan Polair Karimun serta MRCC Johor, Malaysia.

Koordinasi lintas batas ini, sambungnya, sangat krusial guna mendapatkan izin penjemputan para korban yang berada di perairan Malaysia.

Lalu, pada pukul 17.00 WIB, tim penyelamat bertolak menggunakan speedboat Polair Karimun menuju lokasi kejadian.

Berkat diplomasi yang efektif antarnegara, tim berhasil merapat ke posisi korban di perairan Malaysia pada pukul 18.53 WIB dan segera melakukan proses evakuasi.

Seluruh rangkaian pemindahan korban dari perairan Malaysia menuju Indonesia berlangsung lancar dan dinyatakan selesai pada pukul 19.55 WIB.

"Rombongan tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun pada pukul 20.15 WIB. Kedua korban langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam kondisi stabil," ungkap Fazzli.

Fazzli menambahkan setelah melakukan debriefing pada pukul 21.00 WIB, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing dengan apresiasi atas keberhasilan misi kemanusiaan tersebut.

  • kepulauan riau
  • sar tanjungpinang
  • nelayan karimun
  • evakuasi laut
  • mrcc johor

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.