Wamenkomdigi: AI Mengubah Lanskap dan Praktik Jurnalisme
Jumat, 30 Jan 2026, 22:55 WIBJakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai perkembangan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah mengubah secara lanskap jurnalisme global dan menghadirkan tantangan serius bagi profesi wartawan di era transformasi digital.
Menurut dia, setelah industri media bermigrasi dari media tradisional ke digital muncul gelombang disrupsi baru akibat dominasi platform digital dan teknologi berbasis algoritma. Distribusi berita kini tidak lagi sepenuhnya berada di tangan redaksi, melainkan dikendalikan oleh platform yang bekerja dengan AI.
âKita menghadapi fenomena zero click, yang mana publik cukup membaca ringkasan berita dari AI tanpa mengunjungi sumber aslinya. Ini berdampak langsung pada trafik media dan keberlanjutan industri pers,â ujar Nezar dalam acara Retreat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2026 di Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (30/1).
Ia mengutip riset global Reuters Institute dan University of Oxford yang menunjukkan penurunan optimisme pelaku media terhadap masa depan jurnalisme.
Penurunan trafik media digital bahkan mencapai lebih dari 40 persen, seiring meningkatnya konsumsi informasi melalui platform dan layanan AI.
Nezar juga menyoroti tantangan keberlanjutan media di tengah pemanfaatan konten jurnalistik oleh perusahaan teknologi.
Menurutnya, perlindungan hak cipta dan pengembangan model kerja sama yang adil antara platform digital dan media menjadi isu strategis yang harus dijawab bersama.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menyiapkan berbagai kebijakan dan program, antara lain penerbitan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (Publisher Rights) untuk mendukung keberlanjutan media di tengah pemanfaatan konten jurnalistik oleh perusahaan teknologi.
Selain itu, pemerintah juga sedang menyusun Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional yang akan menjadi pedoman dalam pengembangan dan pemanfaatan AI di Indonesia.
Nezar mengatakan upaya ini diharapkan dapat mendorong kerja sama saling menguntungkan antara media dan platform digital untuk menjamin masa depan jurnalisme berkualitas.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini Tersedia di 14 Lokasi, Berikut Daftarnya!
-
Emil Audero Mendapat "Guard of Honour" Usai Menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kendalikan Erosi, Kementerian LH Dukung Penghijauan Bantaran Sungai CIliwung
-
APBN Biayai Gaji Manajer Kopdes, Pemerintah Buka Skema Pendanaan
-
Penantian Lima Tahun Warga Terdampak YIA Berujung Kepastian Ganti Rugi
-
Pencegahan Rabies Membutuh Kolaborasi Para Pihak
-
Ekspor RI Belum Kehabisan Tenaga, Prospek Positif hingga Desember
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.