Tinggalkan Cara Lama, Dinkes Papua Barat Bongkar Trik Baru Cegah HIV/AIDS di Kalangan Gen Z
Minggu, 12 Apr 2026, 22:15 WIBMANOKWARI -Â Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat mulai menggeser paradigma edukasi kesehatan dengan mendorong pendekatan yang lebih kreatif, partisipatif, dan interaktif guna menangkal penyebaran HIV/AIDS di kalangan pelajar serta mahasiswa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Papua Barat, Frans Abidondifu, menegaskan bahwa metode sosialisasi konvensional kini sudah tidak lagi efektif dalam menjangkau generasi Z yang tumbuh di tengah ekosistem digital yang dinamis. Di Manokwari, Minggu (12/4), Frans menjelaskan bahwa pesan-pesan kesehatan kini harus dikemas dalam bentuk yang relevan dengan tren masa kini agar mampu menyentuh aspek perilaku sosial dan kesadaran kesehatan reproduksi para pemuda.
âEdukasi harus dikemas menarik dan relevan dengan dunia generasi Z, sehingga dapat diterima dan mampu mencegah mereka terpapar HIV/AIDS,â ujarnya.
Menurut dia, berbagai momentum di sekolah seperti masa pengenalan siswa baru, perayaan hari ulang tahun sekolah, hingga acara pembagian rapor kenaikan kelas, dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi yang maksimal.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk sosialisasi interaktif, lomba kreatif, sekaligus pelibatan pelajar dalam mengampanyekan pesan-pesan kesehatan, termasuk membuka ruang diskusi yang didahului dengan materi sebagai dasar pemahaman.
âAda banyak momentum di sekolah yang bisa dimanfaatkan untuk menyosialisasikan pesan-pesan kesehatan bagi generasi muda, baik itu pelajar maupun mahasiswa,â kata Frans.
Ia menyebut, pendekatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat literasi digital dan kesehatan reproduksi guna mencegah perilaku berisiko yang berpotensi generasi muda tertular HIV/AIDS.
âKita ingin upaya pencegahan ini tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga perilaku sosial, termasuk penggunaan media digital yang bijak,â katanya.
- papua barat
- Dinkes Papua Barat
- hiv aids
- pencegahan hiv
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Gacor, Industri Mainan Anak di Kendal Tembus Pasar AS
-
Hujan dan Angin Kencang Terjang Makassar-Maros
-
Prediksi Juara ACL 2 2025/26: Al Nassr Paling Difavoritkan, Persib Bandung Berstatus Kuda Hitam
-
BPBD: Waspadai Bahaya Material Vulkanik Gunung Semeru
-
Kompensasi Tambang Parung Panjang Tetap Jalan di 2026
-
Pemkab NTB Ingatkan Wisatawan untuk Patuhi Jarak Ideal dengan Hiu Paus
-
Drama Penculikan Anak di Jakarta Barat, Pelaku Ternyata ODGJ dan Sudah Ditangani Polisi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.