Dari Hobi Jadi Profesi, Gianyar Wadahi Kreativitas Anak Muda di Dunia Kopi

Minggu, 12 Apr 2026, 21:00 WIB

GIANYAR – Mewadahi kreativitas anak muda itu ibarat membuka ruang tanpa batas buat ide-ide segar tumbuh. Kadang yang dibutuhkan cuma tempat untuk berekspresi—entah itu lewat musik, seni, konten digital, atau karya lainnya—tanpa takut dihakimi.

Saat ruang itu ada, anak muda bisa saling berbagi, berkolaborasi, dan berkembang bareng. Dari yang awalnya cuma hobi, pelan-pelan bisa jadi karya yang punya nilai, bahkan membuka peluang baru. Intinya, kasih ruang, kasih dukungan, dan biarkan kreativitas mereka menemukan jalannya sendiri.

Ket. Foto: Peserta menampilkan karya meracik kopi di sela kompetisi barista di Gianyar, Bali. — Sumber: ANTARA/ HO-Pemkab Gianyar

Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, mewadahi kreativitas anak muda di sektor ekonomi kreatif (ekraf) melalui kompetisi barista atau profesional yang meracik minuman kopi yang kini menjadi tren pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kami ingin memberikan ruang bagi para pemuda untuk berkarya dan menghadirkan inovasi nyata,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) I Gusti Ngurah Sukadana di Gianyar, Minggu (12/4).

Ajang adu bakat barista tersebut diadakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Gianyar ke-255 yang diikuti 76 peserta dengan rentang usia 16 hingga 30 tahun dan lomba teknik bartender (mixology flair) diikuti 13 peserta berusia 19 hingga 30 tahun yang diadakan di Lobi Pasar Rakyat Gianyar.

Tingginya partisipasi pada kegiatan tersebut, lanjut dia, mencerminkan besarnya minat generasi muda terhadap ekonomi kreatif, khususnya di bidang kuliner.

Ia menjelaskan pemerintah daerah menempatkan generasi muda sebagai salah satu prioritas utama karena memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Ngurah berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan barista dan bartender muda yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu memperkenalkan minuman khas Gianyar hingga ke tingkat internasional.

Pihaknya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam membangun kualitas sumber daya manusia generasi muda.

Adapun Pemkab Gianyar menilai ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang dapat mendorong geliat ekonomi daerah dan banyak digerakkan oleh generasi muda.

Bahkan, Gianyar membuka pelatihan berbasis kompetensi barista dijadwalkan hingga pekan terakhir April 2026 kepada angkatan kerja di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Agribisnis dan Industri Gianyar.

Pelaksanaan pelatihan tersebut menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini sehingga diharapkan untuk menekan angka pengangguran.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.