- Home
-
- Megapolitan
-
- Lebaran Betawi 2026 Meriah...
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Simbol Kerukunan Warga Menuju Kota Global
Sabtu, 11 Apr 2026, 15:40 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri perayaan Lebaran Betawi 2026 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat pelestarian budaya Betawi sebagai identitas ibu kota.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Majelis Kaum Betawi bersama Badan Musyawarah (Bamus) Betawi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam menjaga tradisi di tengah keberagaman Jakarta.
Pramono mengapresiasi penyelenggaraan Lebaran Betawi sebagai bentuk nyata pelestarian budaya. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.
"Lebaran Betawi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ruang kebersamaan yang hangat. Tradisi ini mengingatkan kita untuk terus memperkuat nilai-nilai budaya Betawi sebagai identitas Jakarta," ujarnya.
Ia menegaskan tradisi seperti saling memaafkan, berkunjung ke keluarga, hingga nyorog memiliki nilai penting dalam membangun hubungan antargenerasi. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam kehidupan masyarakat modern saat ini.
Pramono juga memastikan Lebaran Betawi akan terus didukung sebagai agenda tahunan berkelanjutan. Lapangan Banteng disebut akan tetap menjadi salah satu lokasi utama penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Ini menjadi kabar baik. Jakarta kini tercatat sebagai kota teraman kedua di ASEAN setelah Singapura, melampaui Bangkok, Manila, Kuala Lumpur, dan Hanoi," katanya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kebersamaan dan kerukunan warga Jakarta. Ia menilai harmoni sosial menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas kota.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Fauzi Bowo menilai Lebaran Betawi memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai budaya di tengah perkembangan kota yang semakin modern.
"Di tengah perkembangan kota yang kian modern, nilai silaturahmi, kebersamaan, dan gotong royong harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus," ujarnya.
Fauzi juga menyoroti pentingnya melibatkan generasi muda dalam pelestarian budaya. Menurutnya, hal tersebut menjadi langkah strategis agar tradisi Betawi tetap hidup di masa depan.
"Tradisi ini bagian dari adat yang perlu terus dilestarikan. Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat diajak menjaga persatuan di tengah keberagaman," tuturnya.
Lebaran Betawi 2026 mengusung tema memperkokoh persatuan dalam merawat tradisi menuju kota global. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi simbol kebersamaan masyarakat Jakarta.
- Lapangan Banteng
- Gubernur DKI Pramono Anung
- Budaya Betawi
- event budaya
- Lebaran Betawi
- Event Jakarta
- Bamus Betawi
- Pelestarian Budaya
- Lebaran Betawi 2026
- Fauzi Bowo
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Kisah Tragis Orangutan Sempurna di Ketapang, Ditemukan Kritis hingga Akhirnya Mati.
-
Gibran Berdialog dengan Sejumlah Ibu yang Baru Melahirkan di Tenda Rawat Pascagempa di Sikka, NTT, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
-
Chelsea Menang Dramatis 3-2 atas Fulham, Drama Lima Gol Warnai Laga Sengit!
-
Gawai Jadi Teman Melaut, Nelayan Pariaman Lebih Mudah Tentukan Lokasi Tangkap
-
Cegah Karhutla Makin Meluas, Tahura Dishut Kalsel Bentuk 18 Masyarakat Peduli Api
-
58 Rig PDSI Siap Jadi "National Drilling Champion", Kunci Ketahanan Energi RI
-
Pemprov DKI Pastikan Optimalisasi APBD 2026 Penuhi Kebutuhan Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.