Kemenkes Mulai Imunisasi Campak bagi Nakes
Sabtu, 11 Apr 2026, 21:05 WIBJAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memulai imunisasi campak bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di rumah sakit pada 14 provinsi. Program imunisasi campak menyasar dokter internship di seluruh Indonesia guna memperkuat perlindungan tenaga kesehatan dari penularan.
Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menyebut imunisasi MR menyasar ratusan ribu tenaga medis. Vaksin diberikan kepada 39.212 tenaga medis, 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi, serta 28.321 dokter internship.
âImunisasi MR ini akan diberikan kepada 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi. Selain itu, sebanyak 28.321 dokter internship di seluruh Indonesia,â kata Andi Saguni dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu I11/4).
Ia menyebutkan hingga konferensi pers berlangsung, sebanyak 565 tenaga kesehatan dan tenaga medis telah menerima imunisasi campak. Program vaksinasi tersebut akan terus dilanjutkan hingga seluruh target penerima tercapai.
âApabila memiliki riwayat imunisasi satu dosis, akan diberikan satu dosis tambahan. Namun jika belum pernah imunisasi sama sekali, akan diberikan dua dosis dengan interval minimal 28 hari,â ucap dia.
Ia menambahkan setiap dosis vaksin yang diberikan berjumlah 0,5 mililiter melalui injeksi subkutan atau penyuntikan pada jaringan lemak di bawah kulit. Program ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan tenaga kesehatan sekaligus mencegah penularan campak di fasilitas pelayanan kesehatan.
âSetiap dosis vaksin MR yang diberikan sebanyak 0,5 mililiter melalui injeksi subkutan pada jaringan lemak bawah kulit. Program ini diharapkan memperkuat perlindungan tenaga kesehatan sekaligus mencegah penularan campak di fasilitas pelayanan kesehatan,â ucap Andi.
Sementara, juru bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati mengatakan, penetapan prioritas tersebut didasarkan pada tingginya angka kasus campak. Selain nakes aktif, tenaga kesehatan magang juga termasuk dalam kelompok sasaran vaksinasi.
"Fokus kita saat ini pada wilayah dengan peningkatan kasus tertinggi sehingga vaksinasi tidak dilakukan secara merata di seluruh provinsi," kata dia, Jumat (10/4). ils/I-1
- Kemenkes
- Imunisasi Campak
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Momen Tak Terlupakan Diaspora: Warga Indonesia di Tokyo Dapat Tanda Tangan Presiden Prabowo
-
Mengajak Masyarakat Kaltim Proaktif untuk Menyukseskan Imunisasi Campak
-
Ahli Gizi Ingatkan: Jangan Abaikan Serat Saat Puasa, Risiko Sembelit Mengintai
-
Bukan Dana Hangus: BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan JHT Tak Punya Kedaluwarsa
-
Libur Lebaran, Pelabuhan Perikanan Tetap Jalan
-
LG Hadirkan Varian Mesin Cuci AI Dengan Kapasitas Besar
-
Pemusnahan barang bukti narkotika di BNN Pusat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.