Hadiri Paskah di Jakbar, Pramono Anung: Kemajuan Jakarta Bukan Cuma Soal Bangunan Fisik

Jumat, 10 Apr 2026, 18:20 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri perayaan Paskah bersama hamba Tuhan dan warga jemaat di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4). Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan.

Menurut Pramono, harmoni sosial menjadi fondasi penting dalam membangun Jakarta sebagai kota yang inklusif. Ia menilai kemajuan kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas hubungan antarwarga.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri perayaan Paskah bersama hamba Tuhan dan warga jemaat di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4). Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Jakarta membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga persatuan. Kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari harmoni sosial warganya," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Kebersamaan yang terbangun dinilai mampu menciptakan suasana kota yang lebih kondusif dan produktif.

"Yang paling penting adalah kerukunan, kebersamaan, dan kebahagiaan. Jika kita bekerja dengan gembira, hasilnya pun akan berbeda," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengapresiasi Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua. Ia menilai perayaan Paskah bersama ini menjadi contoh nyata dalam merawat toleransi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Nilai kasih, kepedulian, dan pelayanan kepada sesama menjadi cerminan makna Paskah," katanya.

Pramono turut mengajak masyarakat Jakarta Barat untuk terus menjaga kebersamaan melalui berbagai kegiatan lintas budaya dan keagamaan. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang terbuka bagi semua kalangan.

"Selamat merayakan Paskah bagi seluruh jemaat. Semoga sukacita dan damai sejahtera menyertai langkah kita bersama dalam membangun Jakarta, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ucapnya.

Sementara itu, Inggard Joshua menyampaikan bahwa perayaan Paskah membawa pesan kedamaian dan harapan baru bagi umat. Ia menilai nilai-nilai tersebut relevan dalam kehidupan masyarakat yang beragam.

"Nilai-nilai ini relevan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini, terutama dalam membangun Jakarta sebagai kota yang inklusif, harmonis, dan toleran," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Jakarta merupakan rumah bagi keberagaman yang harus dijaga bersama. Dalam keberagaman tersebut, masyarakat diharapkan mampu tumbuh dalam semangat saling menghargai.

"Sebagai bagian dari masyarakat Jakarta, kita memiliki peran penting untuk mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kota ini secara berkelanjutan," ucapnya.

Di sisi lain, anggota Komisi VIII DPR RI Erwin Aksa menilai nilai-nilai Paskah sejalan dengan Pancasila. Ia menyebut semangat kebangkitan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

"Semangat kebangkitan Paskah diharapkan menginspirasi warga Jakarta untuk bangkit dari tantangan kemiskinan, ketimpangan, dan ketidakadilan. Mari perkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Jakarta yang inklusif, toleran, dan sejahtera," ujarnya.

Perayaan ini juga dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di ibu kota.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.