Intelejen Ukraina dan FBI Membongkar Operasi Spionase Russia Menggunakan Router Wi-Fi

Kamis, 09 Apr 2026, 05:54 WIB

KYIV - Dinas Keamanan Ukraina atau Security Service of Ukraine (SSU), FBI, dan lembaga penegak hukum Uni Eropa telah mengungkap operasi spionase skala besar oleh intelijen militer Russia yang menargetkan warga di Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Ukraina melalui router Wi-Fi yang diretas.

Dilansir oleh Militarnyi, layanan pers SSU melaporkan hal ini.

Ket. Foto: Anggota unit SSU Alpha. — Sumber: Istimewa

SSU bersama dengan FBI, badan kontra intelijen Polandia, dan badan-badan Uni Eropa, melakukan operasi siber terkoordinasi untuk mengganggu aktivitas intelijen Russia di Ukraina dan negara-negara mitra.

Investigasi menemukan bahwa intelijen militer Rusia meretas router Wi-Fi kantor dan rumah milik pengguna Ukraina dan asing.

Menurut para penyelidik, dinas-dinas Russia menargetkan perangkat yang tidak memenuhi standar keamanan modern.

Setelah mendapatkan akses, mereka mengarahkan lalu lintas melalui jaringan server DNS yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.

Hal ini memungkinkan mereka untuk bertindak sebagai perantara daring dan mencegat kata sandi, token otentikasi, dan data sensitif lainnya, termasuk email, yang biasanya dilindungi oleh enkripsi SSL dan TLS.

Data tersebut ditujukan untuk serangan siber, operasi informasi, dan pengumpulan intelijen.

Layanan Russia khususnya berfokus pada komunikasi yang melibatkan pegawai pemerintah, personel militer, dan perusahaan industri pertahanan.

Operasi gabungan tersebut memblokir lebih dari 100 server dan menghilangkan ratusan router dari kendali Rusia di Ukraina saja. Hal ini secara signifikan mengurangi kemampuan intelijen Rusia dan mencegah gangguan lebih lanjut terhadap perangkat tersebut.

Pihak berwenang terus berupaya untuk mengidentifikasi dan menuntut mereka yang terlibat.

SSU mendesak pemilik router untuk memeriksa model perangkat mereka, memastikan perangkat lunak perangkat sudah mutakhir, dan menginstal patch keamanan terbaru.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa dinas-dinas Rusia telah memasang perangkat pengawasan di kantor seorang kepala insinyur di sebuah perusahaan industri pertahanan Ukraina.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.