Filipina Ubah Format KTT ASEAN, Ada Apa?

Rabu, 08 Apr 2026, 22:07 WIB

JAKARTA - Indonesia menyatakan mendukung keputusan Filipina, sebagai pemegang keketuaan ASEAN tahun ini, untuk menyesuaikan format agenda pertemuan ASEAN mengingat dampak konflik di Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl A. Mulachela membenarkan bahwa pemerintah Filipina, selaku tuan rumah KTT ASEAN, telah melakukan penyesuaian pelaksanaan agenda ASEAN, termasuk dengan mengubah format sejumlah acara pertemuan menjadi rapat daring.

Ket. Foto: Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. — Sumber: AFP

“Indonesia, sebagai negara anggota, tentu akan ikut menyesuaikan dengan yang telah ditentukan oleh pemegang keketuaan di tahun berjalan,” kata Nabyl merespons pertanyaan ANTARA saat ditemui usai taklimat media di Jakarta, Rabu.

Ia pun memastikan bahwa langkah yang diambil pemerintah Filipina tersebut dilakukan melalui berkonsultasi dengan seluruh negara anggota ASEAN.

Menurut laporan kantor berita Filipina PNA, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mengatakan bahwa KTT ke-48 ASEAN di Cebu akan tetap digelar pada 8--9 Mei 2026 mendatang, tetapi dengan penyederhanaan signifikan pada penyelenggaraannya mengingat konflik di Timur Tengah.

Marcos mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan konsultasi dengan para pemimpin di Asia Tenggara seusai mempertimbangkan penundaan KTT ASEAN.

Kata dia, KTT ke-48 ASEAN tersebut akan dilaksanakan dengan "sangat sederhana" dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu minyak, pangan, dan tenaga kerja migran.

Menurut Presiden Filipina, KTT ASEAN mendatang akan penting untuk membantu para pemimpin ASEAN menentukan apa yang dapat dilakukan di masa depan, bagaimana ASEAN bisa saling membantu, dan bagaimana ASEAN harus mengambil sikap terkait dinamika yang terjadi.

Sementara, KTT ke-49 ASEAN yang akan dilaksanakan di Kota Pasay pada 10--12 November 2026 "secara tentatif" masih akan dilanjutkan, mengingat agenda penting tersebut akan dihadiri pemimpin dunia, tutur Marcos.

Di samping itu, pemerintah Filipina juga memutuskan bahwa rangkaian pertemuan persiapan menjelang KTT ke-48 dan ke-49 ASEAN akan dilaksanakan secara daring, dengan Departemen Luar Negeri diinstruksikan melakukan penyesuaian terkait. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.