Dorong Efisiensi Operasional, Siklus Hadirkan Teknologi Dispensing Pintar Berbasis IoT bagi Pelaku Usaha
Rabu, 08 Apr 2026, 19:09 WIBJAKARTA â Siklus, perusahaan ritel dan e-commerce berkelanjutan asal Indonesia, menargetkan pertumbuhan signifikan di segmen B2B pada 2026. Target ini akan dicapai melalui peluncuran teknologi dispensing berbasis Internet of Things (IoT) serta penguatan kemitraan strategis, melanjutkan momentum ekspansi ke segmen komersial yang telah dimulai sejak 2024.
Langkah strategis ini diperkuat melalui kolaborasi berkelanjutan antara Siklus dan Snap Clean (snapclean.co.id), merek FMCG lokal, dalam mengembangkan solusi berbasis IoT bagi pelaku usaha. Tahap awal penetrasi menyasar sektor rumah sakit, fasilitas medis, bisnis F&B, serta hotel dan resor. Fokus utamanya adalah meningkatkan kontrol penggunaan produk dan efisiensi distribusi di lapangan.
Secara global, sistem dispensing berbasis IoT mulai diadopsi secara luas untuk meningkatkan visibilitas penggunaan dan mengoptimalkan rantai pasok. Di Indonesia, tren ini tumbuh pesat dengan jumlah perangkat IoT terhubung yang melampaui 150 juta pada 2023, melonjak dari 100 juta pada tahun sebelumnya (Ken Research, 2023). Integrasi IoT menjadi semakin relevan bagi pelaku usaha yang mengejar efisiensi operasional sekaligus pengurangan limbah.
Keterbatasan infrastruktur pengolahan limbah serta dorongan kebijakan seperti TKDN dan ekonomi sirkular turut memicu industri mencari model distribusi yang lebih terukur dan presisi.
Model Berlangganan: Manfaat Komersial dan Keberlanjutan
Siklus menghadirkan model layanan berbasis langganan yang mengombinasikan produk pembersih dalam kemasan besar dengan mesin dispensing pintar. Model ini dirancang untuk mengurangi beban investasi awal perangkat bagi pelaku usaha.
Sistem ini menjawab tantangan operasional klasik di sektor perhotelan dan fasilitas publik, seperti risiko penggunaan berlebih, kebocoran, dan minimnya kontrol. Melalui pemantauan secara real-time, pelaku usaha mendapatkan visibilitas operasional yang tidak tersedia pada model distribusi konvensional.
âPendekatan distribusi konvensional masih menyisakan celah inefisiensi karena minimnya kontrol penggunaan. Dengan integrasi sistem dispensing dan pemantauan berbasis teknologi, kami melihat peluang besar untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada kemasan sekali pakai,â ujar Laksamana Sakti (Alif), Co-Founder Siklus, melalui keterangannya pada hari Rabu (8/4).
Mengacu pada laporan Statista, nilai pasar sektor homecare B2B di Indonesia diperkirakan mencapai 1,75 miliar dollar AS. Siklus berambisi menangkap peluang ini melalui solusi sirkular yang aplikatif.
Penguatan Organisasi: Penunjukan Chief Commercial Officer
Siklus menunjuk Dicky Sukarmadji sebagai Chief Commercial Officer (CCO) untuk memimpin pertumbuhan B2B. Dicky, yang merupakan bagian dari tim awal Siklus, memiliki pengalaman luas dalam strategi distribusi di berbagai perusahaan FMCG global seperti LâOréal, Reckitt, Diageo, dan Sony Music.
âSaya senang kembali bergabung dengan Siklus. Di tengah tantangan bisnis keberlanjutan saat ini, Siklus berhasil melakukan pivot ke B2B dan membangun posisi yang kuat untuk fase pertumbuhan berikutnya,â ujar Dicky Sukarmadji. Ia menambahkan bahwa dengan pendekatan dispensing, efisiensi dibangun langsung ke dalam sistem, sehingga hasilnya lebih konsisten dan terukur.
Rencana Ekspansi dan Investasi
Ke depannya, Siklus menargetkan ekspansi jaringan dispensing berbasis IoT ke luar Pulau Jawa. Fokus perusahaan saat ini adalah memperkuat kapasitas produksi dan infrastruktur rantai pasok guna mendukung skala layanan sirkular secara nasional.
Untuk mempercepat langkah ini, Siklus membuka peluang kolaborasi dengan investor dan mitra strategis yang memiliki visi serupa dalam membangun solusi bisnis berkelanjutan dan berbasis efisiensi di sektor komersial Indonesia.
- Siklus
- Bisnis Ramah Lingkungan
- Keberlanjutan
- Ekonomi Sirkular
- Snap Clean
- IoT Dispensing
- B2B Indonesia
- Inovasi FMCG
- Efisiensi Operasional
- Teknologi IoT
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Persaingan Kian Memanas di Puncak La Liga
-
Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
-
Bappenas Prioritaskan Papua, Sinyal Kuat Percepatan Proyek Strategis
-
Dari Rendang Sampai Kafe Kekinian, Kuliner Padang Sumbang Rp5 Miliar ke PAD
-
Catat! Jangan Mudik pada Tanggal Ini, Begini Alasannya
-
BGN Setop Sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur Tanpa IPAL dan SLHS
-
Pemkab Tanah Datar Perkuat Kepemimpinan Desa, 75 Wali Nagari Ikut Retret IPDN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.