- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tragis, 236 Warga Jepang T...
Tragis, 236 Warga Jepang Tewas Diserang Beruang Sepanjang 2025
Selasa, 07 Apr 2026, 21:38 WIBTOKYO - Serangan beruang di Jepang mencapai rekor pada tahun fiskal 2025 yang berakhir bulan lalu, dengan 238 orang terluka atau tewas, termasuk 13 korban jiwa, kata pemerintah, Selasa.
Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya pada tahun fiskal 2023, ketika 219 orang diserang dan enam orang meninggal, berdasarkan data awal yang dirilis oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.
Lonjakan kasus ini mencerminkan meningkatnya frekuensi interaksi antara manusia dan satwa liar di berbagai wilayah Jepang dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai respons, pemerintah di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi pada November 2025 merevisi paket kebijakan penanggulangan serangan beruang.
Kebijakan tersebut mencakup pemberian subsidi biaya tenaga kerja bagi pemburu berlisensi yang ditunjuk sebagai petugas publik untuk menangani ancaman satwa liar.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas respons di daerah-daerah yang rawan konflik antara manusia dan beruang.
Selain itu, pemerintah juga mendorong koordinasi yang lebih erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola populasi beruang.
Pada Maret, pemerintah pusat menyusun peta jalan penanganan yang mencakup target penangkapan di tingkat regional serta langkah-langkah mitigasi lainnya. Ant/Kyodo-OANA
- beruang
- sanae takaichi
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Perda RPPLH Disahkan, Jakarta Punya Kompas Pembangunan 30 Tahun
-
Sungai Rhein Mengering, Stok BBM Jerman Mulai Terancam
-
Pertandingan Uji Coba Pramusim: Perang Gengsi Dua Klub Milan di Perth
-
Jogja Run'nShine 2026 Targetkan 3.500 Pelari, Hadiah Umrah hingga Liburan ke Turki
-
Ratusan KK Menjerit Kekeringan, PMI Cianjur Kerahkan Armada Tembus Jalur Ekstrem!
-
Rumah Sakit Serap Lulusan Pendidikan Profesi Perawat lewat MagangHub
-
Apa yang Terjadi pada Masa Depan X-Men di Bawah Marvel?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.