• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tak Perlu ke Luar Negeri, ...

Tak Perlu ke Luar Negeri, Pusat Fertilitas Berteknologi AI Kini Hadir di Tengerang

Selasa, 07 Apr 2026, 19:13 WIB

JAKARTA – Industri layanan kesehatan fertilitas di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya Alpha IVF Group di kawasan D-HUB SEZ (Kawasan Ekonomi Khusus), BSD City. Langkah strategis ini diambil guna merespons tingginya angka pasien Indonesia yang melakukan program bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) ke luar negeri.

Berdasarkan data Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (PERFITRI), terdapat sekitar 8.000 pasien Indonesia yang menjalani program IVF di luar negeri pada tahun 2021. Kehadiran pusat fertilitas berstandar global di dalam negeri diharapkan dapat menjadi solusi kompetitif bagi kebutuhan reproduksi berbantu masyarakat domestik maupun regional.

Ket. Foto: Fasilitas Alpha IVF Group. Layanan medis ini berekspansi ke Biomedical Campus BSD City dengan investasi Rp47 miliar. Menghadirkan teknologi reproduksi mutakhir dan AI untuk meningkatkan keberhasilan program bayi tabung di Indonesia. — Sumber: Alpha IVF Group

Alpha IVF Group, yang memiliki rekam jejak lebih dari 30 tahun di Malaysia dan Singapura, mengalokasikan investasi sebesar Rp 47 miliar untuk fasilitas klinik dan laboratorium seluas 612 meter persegi. Pusat layanan ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Oktober 2026.

Dr. Colin Lee Soon Soo, Group Managing Director Alpha IVF Group Berhad, mengungkapkan bahwa pusat fertilitas ini akan mengadopsi teknologi reproduksi mutakhir. Pihakna menghadirkan teknologi seperti cryotec vitrification, time-lapse embryoscope, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi seleksi embrio.

“Kolaborasi antara dokter spesialis IVF senior dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia akan menghadirkan standar keberhasilan program kelas dunia di BSD City," ujarnya melalui siaran pers.

Dukungan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Pusat fertilitas ini berdiri di dalam Biomedical Campus, D-HUB SEZ, atau yang dikenal sebagai KEK Edukasi Teknologi dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten. Status KEK memberikan berbagai keuntungan strategis, mulai dari insentif fiskal hingga kemudahan regulasi terkait akses teknologi medis dan tenaga medis internasional.

Sementara itu Chief of Operations D-HUB SEZ, Lindawaty Chandra, menyatakan bahwa kehadiran Alpha IVF Group memperkuat posisi BSD City sebagai destinasi medical hub bertaraf internasional. Ia yakin Langkah ini dapat menekan angka pasien yang berobat ke luar neger.

“Kami optimistis fasilitas ini dapat menekan angka pasien yang berobat ke luar negeri melalui layanan yang berkualitas, efisien, dan berdaya saing global,” tutur Lindawaty.

Konektivitas dan Aksesibilitas Strategis

Lokasi pusat fertilitas ini berada di jantung BSD City yang terintegrasi dengan berbagai pusat komersial seperti The Breeze dan AEON Mall. Dari sisi aksesibilitas, kawasan ini terhubung langsung dengan jaringan tol utama menuju Jakarta dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Tol JORR 1, JORR 2, dan Tol Serpong-Balaraja.

Mobilitas pasien juga didukung oleh pilihan transportasi publik yang lengkap, termasuk bus BSD Link serta akses KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake, yang memberikan kemudahan bagi pasien dari berbagai penjuru wilayah.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.