KA Bangunkarta Anjlok di Stasiun Bumiayu, Jalur Rel Lumpuh Total
Senin, 06 Apr 2026, 16:50 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menangani gangguan perjalanan akibat anjlokan KA Bangunkarta di Emplasemen Stasiun Bumiayu, Senin (6/4). Insiden ini berdampak pada terhentinya jalur hulu dan hilir sehingga perjalanan kereta di lintas tersebut belum dapat dilalui sementara waktu.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan seluruh penumpang dan awak kereta dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 14.15 WIB tersebut.
"Seluruh pelanggan serta awak kereta api dalam kondisi selamat," ujarnya.
Saat ini, proses evakuasi sarana terus dipercepat di lokasi kejadian. KAI mengerahkan berbagai unsur, termasuk dukungan dari TNI, Polri, dan aparat kewilayahan untuk mempercepat pemulihan jalur.
"Evakuasi terus dipacu agar jalur dapat segera difungsikan kembali," katanya.
Sebagai langkah darurat, KAI menyiapkan angkutan lanjutan berupa bus bagi pelanggan yang terdampak. Sebanyak 10 unit bus dikerahkan untuk mengantar penumpang menuju stasiun tujuan atau menyambung perjalanan yang terputus.
"Bus disiapkan untuk memobilisasi pelanggan," jelasnya.
Selain transportasi pengganti, KAI juga memberikan service recovery berupa makanan dan minuman kepada penumpang. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kompensasi atas gangguan perjalanan.
"Pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas," ujarnya.
Di sisi operasional, KAI melakukan rekayasa besar terhadap pola perjalanan kereta api. Sejumlah perjalanan dibatalkan, termasuk KA Sawunggalih, KA Taksaka, KA Purwojaya, dan KA Joglosemarkerto.
"Beberapa perjalanan terpaksa dibatalkan secara penuh," katanya.
Selain itu, skema batal sebagian relasi dan tukar rangkaian juga diterapkan pada beberapa lintas. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran operasional di jalur lain yang masih bisa dilalui.
"Penyesuaian dilakukan agar arus perjalanan tetap terjaga," ujarnya.
KAI juga mengalihkan rute sejumlah kereta unggulan melalui jalur alternatif. KA Argo Semeru, Gayabaru Malam Selatan, Progo, dan Senja Utama Yogyakarta dialihkan melalui lintas Kroya - Bandung - Cikampek.
"Pengalihan rute menjadi solusi sementara," jelasnya.
Sementara itu, KA Bima, Manahan, dan Jakatingkir dialihkan melalui jalur utara via Semarang. Rekayasa ini diharapkan dapat meminimalisasi dampak gangguan terhadap perjalanan secara keseluruhan.
"Langkah ini untuk menjaga konektivitas perjalanan," kata dia.
KAI juga mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi terbaru melalui Contact Center 121, WhatsApp resmi, maupun aplikasi Access by KAI. Informasi real-time diperlukan agar penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanan.
"Kami memahami gangguan ini berdampak pada agenda pelanggan," pungkasnya.
- kereta api
- PT KAI
- KAI
- KA Bangunkarta
- Bumiayu
- Perjalanan kereta Api
- KA Anjllok
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
KAI Jadi Inspirasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Bersaing dengan Standar Global
-
Gubernur Sulsel Minta Aparat Tegas tapi Tetap Persuasif ke Masyarakat.
-
Harum Anjasari, Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Dimakamkan di TPU Cipayung
-
Pemerintah Provinsi Maluku Usulkan Pelepasan Varietas Cengkih Hutan
-
Mulai Juli, KAI Tanjungkarang Operasikan KA Rajabasa Ekonomi Premium
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.