Kemnaker Bekerja Sama dengan Pertamina Kembangkan SDM dan Pelatihan Vokasi K3
Selasa, 23 Jun 2026, 11:41 WIBJAKARTA â Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) terkait pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan pelatihan vokasi bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/6), menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pertamina merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional, khususnya melalui pengembangan pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
âSinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif terhadap dinamika dunia kerja,â ujarnya.
Ia juga mendorong Pertamina agar dapat menjadi salah satu contoh dalam pengembangan SDM, pengelolaan hubungan industrial, serta penyiapan keterampilan masa depan (future skills) yang dibutuhkan di berbagai sektor.
âKami ingin banyak cerita keberhasilan lahir dari Pertamina, termasuk dalam penguatan hubungan industrial dan pengembangan kompetensi SDM,â ujar Yassierli.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi kunci dalam mencetak tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan standar industri.
Oleh karena itu, perusahaan diharapkan tidak hanya menyediakan akses pembelajaran kerja, tetapi juga berperan aktif dalam membangun ekosistem pelatihan dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kemnaker semakin penting seiring meningkatnya tuntutan operasional dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Ia menyebut keberhasilan operasional perusahaan tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan SDM yang mengawaki seluruh proses bisnis dari hulu hingga hilir.
Oki menambahkan, setiap hari ratusan ribu pekerja di lingkungan Pertamina Group terlibat dalam menjaga kelancaran distribusi dan produksi energi nasional.
Oleh karena itu, dibutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga menjunjung tinggi disiplin serta budaya keselamatan kerja yang kuat.
âDi Pertamina Group, keberhasilan operasi dimulai dari SDM yang mengawakinya. Mereka memastikan seluruh proses berjalan aman, produktif, dan berkinerja tinggi,â kata Oki.
Di sisi lain, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan berharap kolaborasi antara Pertamina dan Kemnaker dapat menjadi langkah awal dalam membangun pusat pengembangan kompetensi keselamatan kerja berstandar nasional hingga regional.
Iriawan menyebut ruang kolaborasi ke depan juga dapat diperluas, tidak hanya pada pelatihan vokasi, tetapi juga pengembangan talenta untuk mendukung transformasi industri, digitalisasi, dan transisi energi menuju Indonesia Emas 2045.
âSaya ingin sinergi ini menjadi tonggak penting dalam membangun SDM Indonesia yang unggul, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan nasional,â kata Iriawan.
- PT Pertamina (Persero)
- Menaker Yassierli
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BMKG Prakirakan Pembentukan Konvergensi Angin Picu Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
-
Novelis Dewi Lestari Bersama Bank Indonesia Bangun Literasi
-
Hingga April 2026, BRI Genjot KUR Rp65,95 Triliun untuk UMKM
-
53 Dapur SPPG di Batam Tidak Beroperasi
-
Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran di Bekasi dan Amankan 18 Remaja
-
Perkuat Kinerja Bisnis, Pertamina Percepat Penerapan AI dan Digitalisasi
-
Rampungkan Streamlining 31 Entitas, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi, Tata Kelola dan Pelayanan Publik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.