- Home
-
- Luar Negeri
-
- Paus: Kasih Tuhan Kalahkan...
Paus: Kasih Tuhan Kalahkan Dosa dan Satukan Umat Manusia
Minggu, 05 Apr 2026, 18:20 WIBVATIKAN - Paus Leo XIV menegaskan bahwa kasih Tuhan menjadi jawaban atas kerasnya dosa yang memecah dan merusak kehidupan manusia. Pesan tersebut disampaikan dalam Misa Vigili Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (4/4).
Melansir dari Vatican News, dalam homilinya, Paus mengatakan bahwa Tuhan merespons dosa dengan kekuatan kasih. âTuhan menanggapi kerasnya dosa, yang memecah dan mematikan, dengan kekuatan kasih yang menyatukan dan memulihkan kehidupan,â ujar dia.
Ia menjelaskan, Paskah tidak hanya berbicara tentang kebangkitan Yesus Kristus. Lebih dari itu, peristiwa ini merupakan bagian dari perjalanan panjang sejarah keselamatan manusia.
Mengutip himne kuno, Paus menyebut Paskah mampu, âmengusir kebencian, menumbuhkan persatuan, dan meruntuhkan kekuasaan yang lalimâ. Ia menekankan, makna Paskah melampaui waktu dan terus relevan hingga kini.
Paus Leo XIV juga menyoroti sembilan bacaan Kitab Suci dalam liturgi Vigili Paskah. Bacaan tersebut menggambarkan perjalanan dari penciptaan dunia, pembebasan bangsa Israel, hingga pelayanan Santo Paulus.
Menurutnya, seluruh rangkaian tersebut memiliki benang merah yang sama, yaitu kasih Tuhan. Kasih ini menjadi kekuatan yang mampu menyatukan dan memulihkan kehidupan manusia.
Dalam refleksi tentang kebangkitan Kristus, Paus merujuk pada Injil Matius. Ia menggambarkan peristiwa tergulingnya batu makam sebagai simbol kemenangan kasih atas kejahatan.
âKasih Tuhan lebih kuat dari segala kejahatan,â kata Paus. Ia menambahkan bahwa kehidupan yang berasal dari Tuhan tidak dapat dikalahkan oleh kematian.
Di bagian akhir homilinya, Paus juga menyinggung berbagai persoalan dunia saat ini. Ia menyebut ketidakpercayaan, ketakutan, egoisme, hingga kebencian sebagai âkuburâ yang masih harus dibuka.
Selain itu, Paus juga menyoroti perang, ketidakadilan, dan keterasingan antarbangsa. Ia mengingatkan, kondisi tersebut menjadi tantangan nyata bagi umat manusia.
Paus pun mengajak umat untuk tidak menyerah menghadapi situasi tersebut. âJangan biarkan diri kita menjadi lumpuh,â ujarnya.
Paus lalu mendorong umat untuk meneladani komitmen para santo. "Karunia Paskah berupa harmoni dan perdamaian dapat terus tumbuh dan berkembang di mana pun dan sepanjang waktu di seluruh dunia," kata dia. ils/I-1
- Paskah
- Paus Leo XIV
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Paus Leo XIV Kecam “Delusi Omnipoten" yang Memicu Perang di Iran
-
Ritel New Zealand Terpukul Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
Paus Leo XIV Berikan Komentar Jelang Bergulirnya Piala Dunia 2026
-
Perenang Russia dan Belarusia Kembali Diizinkan Tampil dengan Bendera Nasional
-
Final Four Proliga 2026: JPE Juara Putaran Pertama, Usai Kalahkan Gresik Phonska Plus
-
Paus Leo Mengecam Ancaman yang Tidak Dapat Diterima terhadap Penduduk Iran
-
Longsor di Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.