Paus: Kasih Tuhan Kalahkan Dosa dan Satukan Umat Manusia

Minggu, 05 Apr 2026, 18:20 WIB

VATIKAN - Paus Leo XIV menegaskan bahwa kasih Tuhan menjadi jawaban atas kerasnya dosa yang memecah dan merusak kehidupan manusia. Pesan tersebut disampaikan dalam Misa Vigili Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (4/4).

Melansir dari Vatican News, dalam homilinya, Paus mengatakan bahwa Tuhan merespons dosa dengan kekuatan kasih. “Tuhan menanggapi kerasnya dosa, yang memecah dan mematikan, dengan kekuatan kasih yang menyatukan dan memulihkan kehidupan,” ujar dia.

Ket. Foto: Paus Leo XIV (tengah) dalam Misa Vigili Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu 4 April 2026 — Sumber: Youtube/Vatican News

Ia menjelaskan, Paskah tidak hanya berbicara tentang kebangkitan Yesus Kristus. Lebih dari itu, peristiwa ini merupakan bagian dari perjalanan panjang sejarah keselamatan manusia.

Mengutip himne kuno, Paus menyebut Paskah mampu, “mengusir kebencian, menumbuhkan persatuan, dan meruntuhkan kekuasaan yang lalim”. Ia menekankan, makna Paskah melampaui waktu dan terus relevan hingga kini.

Paus Leo XIV juga menyoroti sembilan bacaan Kitab Suci dalam liturgi Vigili Paskah. Bacaan tersebut menggambarkan perjalanan dari penciptaan dunia, pembebasan bangsa Israel, hingga pelayanan Santo Paulus.

Menurutnya, seluruh rangkaian tersebut memiliki benang merah yang sama, yaitu kasih Tuhan. Kasih ini menjadi kekuatan yang mampu menyatukan dan memulihkan kehidupan manusia.

Dalam refleksi tentang kebangkitan Kristus, Paus merujuk pada Injil Matius. Ia menggambarkan peristiwa tergulingnya batu makam sebagai simbol kemenangan kasih atas kejahatan.

“Kasih Tuhan lebih kuat dari segala kejahatan,” kata Paus. Ia menambahkan bahwa kehidupan yang berasal dari Tuhan tidak dapat dikalahkan oleh kematian.

Di bagian akhir homilinya, Paus juga menyinggung berbagai persoalan dunia saat ini. Ia menyebut ketidakpercayaan, ketakutan, egoisme, hingga kebencian sebagai ‘kubur’ yang masih harus dibuka.

Selain itu, Paus juga menyoroti perang, ketidakadilan, dan keterasingan antarbangsa. Ia mengingatkan, kondisi tersebut menjadi tantangan nyata bagi umat manusia.

Paus pun mengajak umat untuk tidak menyerah menghadapi situasi tersebut. “Jangan biarkan diri kita menjadi lumpuh,” ujarnya.

Paus lalu mendorong umat untuk meneladani komitmen para santo. "Karunia Paskah berupa harmoni dan perdamaian dapat terus tumbuh dan berkembang di mana pun dan sepanjang waktu di seluruh dunia," kata dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.