Jurnalis Amerika Shelly Kittleson Diculik di Baghdad, Pasukan Irak Kejar Pelaku

Rabu, 01 Apr 2026, 19:10 WIB

JAKARTA - Seorang jurnalis Amerika, Shelly Kittleson, diculik di ibu kota Irak oleh kelompok bersenjata dalam sebuah insiden yang terjadi di dekat sebuah hotel di Baghdad, menurut laporan media lokal dan pernyataan resmi pihak berwenang, Rabu (1/4). Kondisi saat penculikan masih belum jelas, sementara pasukan keamanan segera melancarkan operasi pencarian untuk menyelamatkan korban.

Kementerian Dalam Negeri Irak mengonfirmasi penculikan tersebut dan menegaskan bahwa pasukan keamanan bertindak cepat berdasarkan informasi intelijen yang diterima. Menurut kementerian, pihak berwenang berhasil melacak pergerakan para penculik yang mengarah pada penemuan sebuah kendaraan yang digunakan dalam operasi itu. Kendaraan tersebut ditemukan dalam kondisi terbalik saat upaya melarikan diri berlangsung.

Ket. Foto: Seorang jurnalis Amerika, Shelly Kittleson, diculik di ibu kota Irak oleh kelompok bersenjata dalam sebuah insiden yang terjadi di dekat sebuah hotel di Baghdad, menurut laporan media lokal dan pernyataan resmi pihak berwenang, Rabu (1/4). — Sumber: Twitter (X): Shelly Kittleson

Seorang tersangka telah berhasil ditangkap oleh pasukan keamanan, dan salah satu kendaraan yang diduga digunakan dalam penculikan juga berhasil disita. Sementara itu, upaya pencarian untuk menemukan Shelly Kittleson dan tersangka lainnya masih terus berlangsung. Otoritas Irak menekankan bahwa investigasi tetap prioritas tinggi untuk memastikan keselamatan jurnalis dan mengungkap jaringan pelaku.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap keselamatan wartawan asing di Irak, yang kerap menjadi target kelompok bersenjata karena liputan mereka terhadap konflik dan isu politik. Organisasi perlindungan jurnalis internasional telah memperingatkan risiko tinggi bagi wartawan yang meliput di wilayah-wilayah berisiko tinggi di Timur Tengah.

Shelly Kittleson dikenal sebagai jurnalis yang telah meliput berbagai isu regional di Irak selama beberapa tahun terakhir. Rekan-rekan kerjanya menyatakan kekhawatiran mereka dan menyerukan pihak berwenang untuk segera mengambil langkah-langkah penyelamatan yang efektif.

“Kami berharap pasukan keamanan Irak dapat memastikan keselamatan Shelly dan menangkap semua pelaku,” ujar salah satu rekan jurnalis yang enggan disebut namanya.

Pihak kementerian menyatakan koordinasi dengan badan intelijen dan kepolisian lokal terus dilakukan untuk mengefektifkan operasi pencarian. Selain itu, pengawasan terhadap perbatasan dan jalur transportasi utama diperketat untuk mencegah pelaku melarikan diri ke wilayah lain. Operasi ini melibatkan berbagai unit khusus yang memiliki pengalaman menangani kasus penculikan bersenjata.

Sejauh ini, belum ada pernyataan dari kelompok bersenjata yang diduga bertanggung jawab atas penculikan. Namun, pihak berwenang memperingatkan bahwa insiden ini merupakan pengingat serius tentang risiko yang dihadapi wartawan asing di Irak dan menegaskan komitmen mereka untuk menjaga keselamatan tenaga media.

Kementerian juga mengimbau keluarga dan rekan-rekan korban untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelamatan kepada pihak berwenang, sementara upaya diplomatik dan keamanan terus berjalan guna mengamankan Shelly Kittleson secepat mungkin.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.