• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Fondasi Ekonomi Digital: ...

Fondasi Ekonomi Digital: Ericsson Ungkap Peran Krusial 5G dalam Menyokong Ledakan AI di Indonesia

Rabu, 01 Apr 2026, 18:53 WIB

JAKARTA - Seiring meningkatnya penggunaan AI di Indonesia, 5G akan menjadi fondasi yang memungkinkan masyarakat menikmati berbagai perangkat dan aplikasi berbasis AI. Laporan terbaru Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap, pesatnya adopsi AI turut mendorong perubahan signifikan pada pola penggunaan data seluler, di mana permintaan terhadap uplink meningkat seiring berpindahnya pengguna dari konsumsi konten secara pasif ke kreasi konten yang interaktif. Kecepatan reaksi AI sudah menjadi faktor kunci yang memengaruhi kepuasan pelanggan secara umum terhadap jaringan.

Seiring dengan konvergensi antara AI, cloud, dan mobile, perangkat akan terus mengirimkan data ke cloud untuk pembelajaran real-time dan personalisasi layanan. Pada 2030, jumlah pengguna yang memanfaatkan AI di luar ponsel pintar dan laptop akan meningkat dua kali lipat, mencakup perangkat seperti smartwatch, kacamata pintar, asisten smart car, dan sebagainya. 

Ket. Foto: Head of Government & Industry Relations Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal dalam riset Ericsson ConsumerLab 2026. Laporan ini mengungkapkan bahwa 5G menjadi fondasi utama bagi adopsi AI massal di Indonesia. — Sumber: Ericsson Indonesia

“Peralihan menuju penggunaan AI di berbagai perangkat membutuhkan performa jaringan yang konsisten di mana pun. Hal ini menuntut operator untuk menghadirkan optimasi jaringan yang mengutamakan kebutuhan AI. Teknologi 5G serta arsitektur yang siap untuk masa depan menjadi krusial untuk mengakomodasi pertumbuhan data dan keperluan uplink yang berkembang pesat,” kata Head of Government & Industry Relations Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal, melalui keterangannya pada hari Rabu (1/4).

Secara global, adopsi 5G terus menunjukan pertumbuhan signifikan. Jumlah pelanggan 5G diperkirakan mencapai 2,9 miliar pada akhir 2025 dan melonjak hingga 6,4 miliar pada 2031. Bahkan, lebih dari 50 persen penggunaan data seluler diproyeksikan akan didominasi oleh jaringan 5G dalam periode tersebut. Di Indonesia, Komdigi menargetkan pertumbuhan jangkauan 5G untuk mencapai 32 persen di tahun 2030.

Ericsson Mobility Report juga mencatat bahwa penggunaan data secara global mencapai 21 GB per smartphone per bulan pada 2025. Angka ini diprediksi akan terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital berbasis video dan aplikasi berbasis AI. Di Asia Tenggara dan Oseania, konsumsi data bulanan per ponsel pintar diperkirakan mencapai 42 GB per bulan pada 2031.  

Network untuk AI dan AI untuk Network

Ericsson ConsumerLab menunjukkan performa jaringan bukan lagi mengenai kecepatan mengunduh, melainkan juga mencakup kualitas uplink dan pengalaman aplikasi, seperti video call. Dua faktor ini telah menjadi kunci utama kepuasan pengguna 5G. Hal ini menekankan kebutuhan terhadap jaringan yang mendukung interaksi AI yang lebih cepat dan real-time.

Integrasi AI dalam jaringan (AI for networks) serta pemanfaatan jaringan untuk mendukung aplikasi AI (Networks for AI) akan menjadi kunci menciptakan layanan yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis kebutuhan pengguna.

Penggunaan AI di Indonesia sendiri diprediksi akan semakin masif dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, sekitar satu dari lima orang telah menggunakan AI yang bisa menggabungkan teks, suara, atau gambar setiap harinya. Angka ini diperkirakan meningkat hingga 41 persen pada 2030.

Selain itu, penggunaan AI tidak lagi terbatas pada gawai tertentu seperti smartphone atau laptop. Dalam lima tahun ke depan, satu dari tiga pengguna diproyeksikan akan mengakses AI melalui berbagai perangkat sekaligus. Bahkan, 46 persen penggunaan AI diperkirakan terjadi di luar rumah atau gedung, menandakan kebutuhan akan konektivitas yang stabil di mana pun dan kapan pun.

Peran strategis 5G untuk Ekonomi Digital

Jaringan 5G akan membuat AI berkembang, serta menjadi infrastruktur nasional yang krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Teknologi ini tidak hanya memungkinkan pengalaman digital yang lebih imersif, seperti AR/VR dan analitik video real-time, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan menuju era 6G.

Ericsson mendorong integrasi antara AI dan 5G untuk meningkatkan kecerdasan jaringan serta meletakkan fondasi untuk pengembangan jaringan 6G di masa mendatang, ketika AI akan menjadi komponen bawaan. “Dengan kepemimpinan global Ericsson di 5G dan pengalaman implementasi di 206 jaringan 5G aktif di 85 negara, kami berada di posisi yang tepat untuk mendukung operator di Indonesia dalam perjalanan 5G mereka dan rencana digitalisasi negara,” ujar Ronni Nurmal.

Ericsson ConsumerLab merupakan unit riset global yang secara rutin mengkaji perilaku, preferensi, dan tren konsumen dalam penggunaan teknologi komunikasi, termasuk 5G dan AI, di berbagai negara. Survei ini dilakukan pada Juni–Agustus 2025 dengan melibatkan lebih dari 43.000 pengguna smartphone berusia 15–69 tahun di 27 negara, termasuk Indonesia, di mana sekitar 34.000 responden merupakan pengguna aktif 5G.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.