Pasca Libur Lebaran, Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Kembali Tak Sehat

Selasa, 31 Mar 2026, 08:13 WIB

JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta berdasarkan laman IQAir pada Selasa (31/3) pagi masuk kategori tidak sehat, seiring aktivitas warga yang sudah kembali normal pascalibur panjang Lebaran 2026.

Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) yang dipantau pada pukul 06.30 WIB menunjukkan Jakarta menempati peringkat ke-10 kota dengan kualitas udara tak sehat.

Ket. Foto: Langit Jakarta diselimuti polusi udara di Jakarta, Rabu (25/6/2025). — Sumber: Antara

Jakarta berada di angka 127 dengan nilai konsentrasi partikel halus PM2.5 berada di angka 46 mikrogram per meter kubik, yang berarti dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Masyarakat pun diimbau agar tetap menjaga kesehatan dan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu, kualitas udara dengan kategori baik, yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika, dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Kemudian, kategori sedang, yaitu kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299, artinya kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, kategori berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius terhadap populasi.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama, yaitu Delhi, India dengan angka 198, lalu Chiang Mai, Thailand di urutan kedua dengan angka 190, urutan ketiga ditempati Kinshasa, Republik Demokratik Kongo dengan angka 177, urutan keempat diduduki Kathmandu, Nepal dengan angka 166, dan Tashkent, Uzbekistan di urutan kelima dengan angka 163.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah meluncurkan platform pemantau kualitas udara terintegrasi yang didukung 31 titik Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) yang tersebar di wilayah kota metropolitan tersebut. Data dari SPKU itu kemudian ditampilkan melalui platform pemantau kualitas udara.

Laman tersebut juga menampilkan data dari 31 SPKU di Jakarta yang mengintegrasikan data dari SPKU milik DLH Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), World Resources Institute (WRI) Indonesia dan Vital Strategies.

Sebelumnya, arus kendaraan di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali padat hingga menimbulkan kemacetan panjang usai libur panjang Lebaran 2026.

Terlihat pada hari pertama masuk kerja, Senin (30/3) pagi, kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah ruas jalan utama, salah satunya di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan kendaraan memadati ruas jalan tersebut sejak pagi hari. Arus lalu lintas tampak tersendat dengan kondisi padat merayap.

Kendaraan pribadi dan sepeda motor mendominasi jalanan, seiring kembali normalnya aktivitas warga setelah libur panjang Idul Fitri.

Kondisi kemacetan itu diperparah dengan meningkatnya volume kendaraan dari arah Bekasi yang menuju kawasan perkantoran di Tebet hingga Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Jalur tersebut memang dikenal sebagai salah satu akses utama bagi para pekerja dari wilayah penyangga menuju pusat bisnis di ibu kota.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.