Inggris Tanpa Pemain-pemain Kunci Lawan Jepang

Selasa, 31 Mar 2026, 06:51 WIB

LONDON - Tim nasional Inggris kembali ke Wembley dengan membawa pekerjaan rumah besar usai hasil imbang 1-1 melawan Uruguay dalam laga uji coba sebelumnya. Di bawah arahan pelatih Thomas Tuchel, performa The Three Lions dinilai belum meyakinkan, terutama setelah rangkaian enam kemenangan terhenti.

Laga tersebut juga menandai berakhirnya catatan 629 menit tanpa kebobolan Inggris. Gol penyeimbang dari Federico Valverde membuyarkan keunggulan yang sempat diciptakan oleh Ben White. Bek yang baru kembali ke timnas setelah hampir empat tahun itu justru menjadi sorotan, tak hanya karena golnya, tetapi juga akibat pelanggaran yang berujung penalti bagi lawan.

Ket. Foto: Striker Inggris Marcus Rashford mengikuti sesi latihan di Stadion Wembley, London barat, pada 26 Maret 2026, menjelang pertandingan persahabatan internasional melawan Uruguay dan Jepang. — Sumber: Henry NICHOLLS / AFP)

Absennya sejumlah pilar utama seperti Harry Kane, Declan Rice, dan Bukayo Saka turut memengaruhi kualitas permainan Inggris. Namun, Tuchel tetap melihat laga tersebut sebagai bagian penting dari persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Kini, Inggris bertekad menjawab keraguan saat menghadapi Tim nasional Jepang. Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan, apalagi masih menjaga rekor tak terkalahkan di Wembley era Tuchel serta konsisten mencetak gol dalam 21 pertandingan terakhir.

Di sisi lain, Jepang datang dengan modal yang tak kalah impresif. Tim asuhan Hajime Moriyasu tengah berada dalam tren positif setelah mencatat empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan bergengsi atas Brasil.

Terbaru, Samurai Biru menaklukkan Tim nasional Skotlandia dengan skor tipis 1-0 lewat gol telat Junya Ito. Konsistensi ini menjadi sinyal bahwa Jepang bukan sekadar lawan uji coba, melainkan tim yang siap memberi perlawanan serius.

Sejumlah pemain kunci Jepang seperti Kaoru Mitoma dan Daichi Kamada diperkirakan kembali tampil sejak menit awal, mendukung lini depan yang dipimpin Ayase Ueda.

Pertandingan di Wembley ini menjadi lebih dari sekadar laga persahabatan. Bagi Inggris, ini adalah momen pembuktian untuk mengembalikan kepercayaan publik. Sementara bagi Jepang, ini kesempatan emas untuk menegaskan diri sebagai kekuatan yang semakin matang di panggung internasional. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.