Verstappen Diliputi Kekecewaan, Mulai Pertanyakan Masa Depannya di Formula 1
Senin, 30 Mar 2026, 06:29 WIBSUZUKA, JEPANG â Juara dunia empat kali, Max Verstappen, melontarkan sinyal mengejutkan terkait masa depannya di Formula 1 setelah kembali menjalani balapan yang penuh frustrasi pada hari Minggu (29/3).
Pembalap Red Bull Racing itu hanya mampu finis di posisi kedelapan pada Grand Prix Jepang di Suzuka Circuit, sekaligus mengakhiri dominasi empat tahunnya sebagai juara di lintasan legendaris tersebut dengan cara yang pahit.
Dalam wawancara dengan BBC, Verstappen secara terbuka mengakui bahwa dirinya tidak lagi menikmati arah kompetisi musim ini, terutama setelah diberlakukannya regulasi baru yang membawa perubahan besar.
âAnda mulai berpikir, apakah ini masih sepadan?â ujarnya. âAtau saya lebih menikmati waktu di rumah bersama keluarga? Lebih sering bertemu teman, ketika Anda tidak lagi menikmati olahraga yang Anda jalani?â
Sepanjang musim, Verstappen memang vokal mengkritik aturan anyar yang membagi proporsi tenaga mobil menjadi 50-50 antara mesin konvensional dan tenaga listrik. Ia bahkan menyebut mobilnya âtidak bisa dikendaraiâ setelah hanya mampu mencatat posisi start ke-11 pada sesi kualifikasi di Jepang.
Ketika ditanya kemungkinan untuk meninggalkan ajang ini, Verstappen tidak menutup peluang tersebut. âSaya sedang memikirkan segalanya di paddock ini,â katanya. âIni benar-benar anti-mengemudi. Pada titik tertentu, ini bukan lagi sesuatu yang ingin saya lakukan.â
Meski mengakui potensi finansial besar di ajang ini, Verstappen menegaskan bahwa uang bukan lagi motivasi utamanya. âAnda bisa melihatnya sebagai peluang menghasilkan banyak uang, tentu saja. Tapi pada akhirnya ini bukan soal uang, karena ini selalu menjadi passion saya.â
Sebagai pelarian dari tekanan, Verstappen sempat mengikuti balapan ketahanan empat jam di Jerman sebelum seri Jepang. Ia juga akan memiliki jeda cukup panjang sebelum kembali ke lintasan F1 pada Grand Prix Miami, 3 Mei mendatang, setelah seri Bahrain dan Arab Saudi dibatalkan akibat konflik di Timur Tengah.
Mengisi masa jeda, Verstappen berencana mencari kembali kesenangan dalam balapan. âSaya akan melakukan lebih banyak balapan, hal-hal yang membuat saya tersenyum,â ujarnya. âDi saat yang sama, saya juga akan berbicara dengan tim untuk mencari kecepatan tambahan dan keseimbangan mobil yang lebih stabil, karena kondisi ini tidak berkelanjutan bagi kami sebagai tim.â
Secara performa, awal musim Verstappen jauh dari kata ideal. Ia kini terpuruk di posisi kesembilan klasemen sementara, tertinggal 60 poin dari pemuncak klasemen Kimi Antonelli dari tim Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team setelah tiga seri berjalan. Sebelumnya, ia finis keenam di seri pembuka di Australia dan gagal menyelesaikan balapan di Tiongkok akibat masalah pendinginan.
âSaya ingin berada di sini untuk bersenang-senang, menikmati waktu saya,â tutur Verstappen. âNamun saat ini, itu belum terjadi. Saya terus mencoba, setiap hari meyakinkan diri untuk menikmatinya. Tapi itu sangat sulit.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Korsel-Ukraina Bahas Tawanan Perang Korut
-
Alibaba.com Perkuat Ekspor UKM Lewat Agen AI dan Kompetisi Inovasi 2 Miliar Rupiah
-
Russia Mungkin Akan Menyerang Negara-Negara NATO 'Dalam Waktu Relatif Singkat'
-
BPBD Temanggung Imbau Pendaki Tidak Membuat api Unggun saat Kemarau
-
Komut Pertamina: Inovasi, Profesionalisme, dan Empati Jadi Kunci Pelayanan kepada Masyarakat
-
Bukan Cuma SATRIA-1, BAKTI Gencarkan Ribuan BTS 4G untuk Wilayah 3T
-
Bupati Magelang Resmikan Wayang Relief di Borobudur, Inovasi Budaya Angkat Warisan Candi Jadi Karya Modern
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.