- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mantan PM Nepal Ditangkap
Mantan PM Nepal Ditangkap
Senin, 30 Mar 2026, 02:05 WIBKATHMANDU - Mantan Perdana Menteri Nepal, KP Sharma Oli, dan mantan Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak, ditangkap Sabtu (28/3) pagi atas dugaan keterlibatan mereka dalam penindakan brutal terhadap para demonstran pada September lalu, kata polisi.
Penangkapan tersebut terjadi sehari setelah Perdana Menteri Balendra Shah dan kabinetnya dilantik setelah pemilihan pertama sejak pemberontakan tahun 2025 yang menggulingkan pemerintahan Oli yang berusia 74 tahun.
"Mereka ditangkap pagi ini dan prosesnya akan berjalan sesuai hukum," kata juru bicara Kepolisian Lembah Kathmandu, Om Adhikari, kepada AFP.
Komisi penyelidikan atas kekerasan tersebut menemukan bahwa setidaknya 76 orang tewas dalam pemberontakan pemuda antikorupsi pada tanggal 8 dan 9 September. Sedikitnya 19 anak muda tewas dalam penindakan keras pada hari pertama protes, yang dimulai karena larangan singkat terhadap media sosial tetapi kemudian memicu kemarahan yang telah lama terpendam atas kesulitan ekonomi.
Komisi penyelidikan yang didukung pemerintah merekomendasikan selama pemerintahan sementara agar Oli dan pejabat lainnya dituntut.
Laporan tersebut menyatakan bahwa tidak dapat dipastikan adanya perintah untuk menembak, tetapi mengatakan bahwa tidak ada upaya yang dilakukan untuk menghentikan atau mengendalikan penembakan dan, karena kelalaian mereka, bahkan anak-anak di bawah umur pun kehilangan nyawa.
Oli membantah memerintahkan pasukan keamanan untuk menembak para demonstran. Ia mengatakan kepada AFP selama upayanya yang gagal untuk terpilih kembali dalam pemilu 5 Maret bahwa ia menyalahkan adanya penyusup atas kekerasan tersebut.
"Penangkapan ini adalah tindakan balas dendam, saya akan memperjuangkannya secara hukum, bersiaplah," kata Oli kepada pengacaranya.
Sebagai perdana menteri, Oli menjadi sasaran kemarahan para demonstran. Ia mengundurkan diri pada 9 September 2025, ketika massa membakar rumahnya, parlemen, dan kantor-kantor pemerintahan. Dalam surat pengunduran dirinya, Oli mengatakan ia berharap pengunduran dirinya akan membantu mengarah pada solusi politik dan penyelesaian masalah. SB/AFP/I-1
Berita Terkait:
-
Inovasi Pakan Lele Berbasis Energi Surya, Unars dan Universitas Ibrahimy Beri Pelatihan.
-
Dorong Pembiayaan Kreatif Infrastruktur di Bali, PII Gandeng Kemendagri
-
Bunga Pinjaman Bulog Dipangkas! Dari 8 Jadi 5 Persen, Ini Dampaknya ke Harga Beras
-
Salju Longsor, Legenda Pendaki Nirmal Purja Hilang di Pakistan - Empat Jenazah Ditemukan
-
Perlindungan Konsumen Masuk Babak Baru, Kemendag Bidik Pembahasan Revisi UU Tahun Ini
-
Komisi Yudisial Rekomendasikan 121 Hakim Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026
-
Vinicius Jr Nyaman dengan Sentuhan Mourinho Meski Masa Depan di Real Madrid Masih Abu-Abu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.