TransJakarta Siapkan 125 Pramudi Baru, 20 Terbaik Dikirim ke Jepang

Sabtu, 28 Mar 2026, 07:35 WIB

JAKARTA - PT TransJakarta terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan program TransJakarta Academy. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan ratusan pramudi baru serta membuka peluang pengembangan internasional bagi pramudi terbaik.

Direktur Utama TransJakarta menyampaikan bahwa program Academy menjadi fondasi penting dalam peningkatan layanan ke depan. Saat ini, perusahaan fokus pada proses peremajaan pramudi, khususnya untuk layanan MicroTrans.

Ket. Foto: PT TransJakarta terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan program TransJakarta Academy. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan ratusan pramudi baru serta membuka peluang pengembangan internasional bagi pramudi terbaik. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

"Untuk TransJakarta Academy, tentunya ini menjadi salah satu pilar fondasi ke depannya," kata Direktur Utama.

Dalam program tersebut, sebanyak 125 pramudi telah melalui proses seleksi dan pelatihan yang akan segera ditempatkan. Kehadiran pramudi baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan operasional di lapangan.

"Dari proses yang sudah dilalui, ada 125 orang yang nanti akan ditempatkan," ujarnya.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TransJakarta, dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui kolaborasi ini, para pramudi tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga sertifikasi resmi yang menunjang profesionalitas.

"Dalam program ini, SIM dan sertifikasinya dibayarkan oleh TransJakarta," jelasnya.

Selain fokus pada penambahan jumlah pramudi, TransJakarta juga mendorong peningkatan kualitas melalui program internasional. Sebanyak 20 pramudi terbaik dipilih untuk mengikuti program pertukaran atau exchange ke Jepang.

"TransJakarta Academy saat ini sedang menyiapkan 20 pramudi terbaik untuk dikirim exchange ke Jepang," katanya.

Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada pramudi dalam memahami standar pelayanan transportasi di negara maju. Diharapkan, ilmu dan pengalaman tersebut dapat diterapkan kembali dalam operasional TransJakarta di Indonesia.

Direktur Utama menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra profesi pramudi sebagai pekerjaan yang memiliki masa depan. Dengan adanya peluang pengembangan hingga tingkat internasional, profesi ini diharapkan semakin diminati.

"Sekaligus membangun mimpi bahwa profesi pramudi di TransJakarta memiliki masa depan dan kesempatan yang lebih luas," tuturnya.

Melalui penguatan SDM ini, TransJakarta menargetkan peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh. Baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun profesionalitas pramudi diharapkan mengalami peningkatan signifikan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menjadikan TransJakarta sebagai transportasi publik yang kompetitif di tingkat global. Dengan SDM yang unggul, perusahaan optimistis dapat menjawab tantangan mobilitas perkotaan yang semakin kompleks.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.