Dominasi Mercedes Ancam Rekor Verstappen di Suzuka

Jumat, 27 Mar 2026, 00:15 WIB

SUZUKA, JEPANG — Ambisi Max Verstappen untuk memperpanjang rekor kemenangan di Grand Prix Jepang menghadapi ujian berat akhir pekan ini. Sirkuit Suzuka yang selama ini bersahabat bagi pembalap Red Bull itu kini berpotensi menjadi panggung berakhirnya dominasi, seiring kesulitan timnya beradaptasi dengan regulasi baru Formula 1.

Pembalap asal Belanda tersebut mengakui Suzuka sebagai salah satu lintasan favoritnya. Namun, peluang meraih kemenangan kelima secara beruntun tampak kian menipis. Perubahan regulasi teknis yang menyapu musim ini membuat performa Red Bull menurun drastis.

Ket. Foto: Max Verstappen. — Sumber: AFP

Sebaliknya, Mercedes tampil meyakinkan sejak awal musim. George Russell dan rookie sensasional Kimi Antonelli datang ke Jepang dengan kepercayaan diri tinggi, setelah mendominasi dua seri pembuka. Tantangan terdekat datang dari kubu Ferrari melalui Charles Leclerc dan Lewis Hamilton.

Awal musim menjadi mimpi buruk bagi Verstappen. Juara dunia empat kali itu hanya finis keenam di Australia usai kecelakaan pada sesi kualifikasi. Nasibnya tak lebih baik di Tiongkok, finis kesembilan dalam sprint sebelum akhirnya gagal finis pada balapan utama.

Verstappen bahkan melontarkan kritik keras terhadap regulasi 2026 dan desain mobil baru yang dia sebut “anti-balap”, seraya menyamakannya dengan gim Mario Kart karena penggunaan mode dorongan listrik dan fitur menyalip.

Upaya mencari pelarian dengan turun di ajang balap ketahanan empat jam di Jerman pekan lalu pun tak membuahkan hasil manis. Meski sempat menang, dia didiskualifikasi, menambah daftar kekecewaan yang membayangi.

Rekor empat kemenangan beruntun Verstappen di Jepang, termasuk saat mengunci gelar dunia kedua pada tahun 2022, kini terancam. Masalah teknis di Tiongkok, yang memaksanya mundur pada lap ke-46 akibat gangguan pendinginan, menjadi sinyal kuat bahwa dominasi di Suzuka bisa berakhir.

“Mengatasi masalah ini tidak mudah. Akan sangat membantu jika kami bisa memulai balapan dengan normal, selama ini saya selalu terlempar ke posisi belakang,” ujar Verstappen.

Di sisi lain, Mercedes justru melesat. Russell memimpin klasemen usai kemenangan di Australia, sementara Antonelli mencetak sejarah sebagai salah satu pemenang termuda setelah berjaya di Tiongkok. Mercedes bahkan membidik kemenangan pertama di Suzuka sejak era Valtteri Bottas pada tahun 2019.

Antonelli, yang mendapat sambutan bak pahlawan di kampung halamannya di Bologna, mengaku kemenangan tersebut mengangkat beban mentalnya. “Hasil seperti ini memberi kekuatan dan keyakinan baru,” ujarnya.

Sementara itu, McLaren terpuruk. Juara bertahan Lando Norris tertinggal jauh dari Russell, sedangkan Oscar Piastri belum sekalipun tampil akibat insiden di Melbourne.

Selepas Suzuka, seluruh tim akan memiliki waktu untuk berbenah. Kalender balap memberi jeda lima pekan sebelum GP Miami, menyusul pembatalan seri Bahrain dan Arab Saudi akibat konflik di Timur Tengah.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.