- Home
-
- Luar Negeri
-
- Panglima Militer Pakistan ...
Panglima Militer Pakistan Lebih Menyukai JD Vance sebagai Wakil AS dalam Negosiasi dengan Iran
Rabu, 25 Mar 2026, 00:01 WIBISLAMABAD - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance berpeluang memimpin perundingan perdamaian Iran untuk pihak AS di Pakistan jika negosiasi berjalan lancar.Â
Dari The Guardian, kepemimpinan militer Pakistan telah berupaya menjadi penengah negosiasi antara AS dan Iran, setelah Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa kepala angkatan darat Pakistan, Asim Munir, telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Donald Trump pada hari Minggu untuk membahas konflik tersebut.
Sumber-sumber diplomatik mengatakan AS dan Iran dapat bertemu untuk bernegosiasi di Islamabad paling cepat minggu ini untuk membahas pengakhiran perang yang dimulai hampir sebulan lalu.
Ditekankan bahwa Islamabad belum secara resmi dikonfirmasi sebagai tempat penyelenggaraan pembicaraan perdamaian, yang hingga saat ini belum disetujui secara formal oleh kedua belah pihak. Utusan Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, diyakini sedang bersiap untuk melakukan perjalanan ke Islamabad, tetapi belum ada konfirmasi bahwa siapa pun dari pihak Iran akan hadir.
Sumber-sumber Pakistan mengatakan bahwa wakil presiden AS, JD Vance, diusulkan sebagai calon kepala negosiator dari pihak AS jika pembicaraan berlanjut , menggantikan Witkoff atau menantu Trump, Jared Kushner, yang memimpin negosiasi nuklir dengan Iran sebelum perang .Â
Panglima militer Pakistan berupaya menjadi penengah dalam pembicaraan perdamaian dengan Iran dalam percakapan telepon dengan Trump.
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Pesan Terbaru Iran Picu Pertanyaan Tentang Suksesi Mojtaba Khamenei.
-
Trump Pertimbangkan untuk Berperang Habis-habisan dengan Iran
-
Trump hingga Netanyahu Masuk Target, Surat Kabar Iran Terbitkan Daftar Balas Dendam
-
Dihantui Rudal Presisi AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Absen dari Pemakaman Ayahnya
-
Pilot-pilot F-5 Iran Ungkap Kisah Serangan Jauh di Garis Belakang Lawan, Pangkalan Udara AS Kuwait
-
Dewan Keamanan Iran Mengkonfirmasi Perang akan Segera Berakhir
-
Mojtaba Bersumpah Balas Kematian Ayahnya, Trump Siapkan 1.000 Rudal Serang Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.