Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KCIC Perketat Keamanan Stasiun Whoosh Selama Mudik Lebaran dengan 1.773 Unit CCTV

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 14:50 WIB | Oleh:
KCIC Perketat Keamanan Stasiun Whoosh Selama Mudik Lebaran dengan 1.773 Unit CCTV Doc: ANTARA/Walda Marison
Ket. Penumpang kereta Whoosh saat menjalani proses pemeriksan barang di Stasiun Whoosh Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/3).

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan seluruh ekosistem operasional Kereta Cepat Whoosh berada dalam pengawasan ketat selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah. 

Sebanyak 1.773 unit kamera pengawas (CCTV) dikerahkan menyisir setiap sudut stasiun, jalur rel, hingga area depo guna menjamin keamanan penumpang. Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menegaskan bahwa selain dukungan teknologi, pihaknya juga menyiagakan 551 personel gabungan dari unsur internal, TNI, hingga Polri untuk memastikan mobilitas masyarakat menuju Bandung dan sekitarnya berjalan kondusif tanpa gangguan sedikit pun.

"KCIC mengoperasikan 1.773 unit CCTV yang tersebar di stasiun, jalur operasional, depo, hingga di dalam rangkaian kereta," ujar Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Emir mengatakan, pengerahan CCTV itu dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang kereta Whoosh dalam keadaan aman saat di dalam stasiun maupun di dalam kereta.

Selain itu, CCTV itu juga dikerahkan untuk memantau seluruh operasional di stasiun maupun di atas kereta agar berjalan dengan aman dan kondusif.

Tidak hanya mengerahkan CCTV, pihaknya juga mengerahkan 551 petugas gabungan untuk menjaga wilayah stasiun selama masa arus mudik.

"Sebanyak 551 personel pengamanan yang terdiri dari petugas pengamanan internal KCIC, petugas security operasional, serta dukungan dari TNI dan Polri yang ditempatkan di stasiun, jalur operasional, hingga area depo," jelas Emir.

Selain itu, pihak KCIC juga menempatkan 309 petugas posko internal perusahaan di seluruh stasiun Whoosh, Posko Pusat Kementerian Perhubungan, serta berbagai area kerja operasional Whoosh.

"Hal itu kami lakukan untuk memantau operasional sekaligus memberikan pelayanan dan bantuan kepada penumpang selama masa angkutan lebaran," jelas Emir.

Dengan adanya prosedur pengamanan ini, Emir berharap seluruh aktivitas penumpang kereta Whoosh selama masa arus mudik bisa berjalan aman dan kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...

Yen Jepang Makin Terperosok Dekati Rekor Terendah

27 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Jepang Makin Terperosok...
Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.