Hemat BBM, Pemerintah Lempar Opsi WFH—Solusi atau Sekadar Uji Coba?

Rabu, 18 Mar 2026, 07:00 WIB

JAKARTA – Pemerintah lagi memutar otak cari cara buat menekan konsumsi BBM tanpa bikin aktivitas masyarakat terganggu.

Mulai dari mendorong efisiensi energi, memperkuat transportasi umum, sampai opsi pengaturan penggunaan BBM, semuanya sedang dikaji pelan-pelan.

Ket. Foto: Ilustrasi - Work From Home (WFH). — Sumber: Istimewa.

Intinya, bukan sekadar ngurangin pemakaian, tapi juga mengajak masyarakat beralih ke cara yang lebih hemat dan berkelanjutan, supaya ketergantungan pada BBM bisa dikurangi tanpa terasa “dipaksa.”

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah sedang mengkaji sejumlah langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), salah satunya melalui opsi penerapan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Menurut Bahlil, wacana ini masih dalam tahap kajian, namun tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan.

“Memang ada beberapa langkah-langkah yang akan dilakukan, tapi sedang dikaji, lagi dikaji, tentang apakah kita membutuhkan WFH. Tetapi menurut saya, semua kemungkinan itu bisa terjadi. Yang penting adalah penghematan terhadap BBM itu juga penting,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Selasa (17/3).

Meski demikian, Bahlil memastikan ketersediaan energi nasional, termasuk BBM, LPG dan batu bara untuk pembangkit dalam kondisi aman hingga momen Lebaran 2026, di tengah potensi krisis energi akibat konflik di Timur Tengah.

Bahlil juga menegaskan stok energi nasional masih sesuai dengan standar minimal.

“Ketersediaan BBM, LPG, listrik untuk Indonesia semuanya terkendali. LPG akhir bulan ini akan masuk tambahan pasokan, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya tidak ada masalah. Batu bara untuk PLN rata-rata 14–15 hari, sesuai batas minimal standar nasional,” ujarnya.

Bahlil juga memastikan bahwa subsidi BBM tetap akan dijaga pemerintah, setidaknya hingga selesai masa libur Lebaran 2026.

Ketika ditanya mengenai ketersediaan energi pasca Lebaran, Bahlil mengatakan pemerintah akan terus melakukan evaluasi setelah Maret.

“Yang penting kita bisa melakukan perencanaan yang baik, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Strategi setelah Maret pun sudah kita siapkan. Hal yang paling utama adalah memastikan stok selalu tersedia agar tidak terjadi kelangkaan di Indonesia,” ujar dia.

Ia menambahkan Indonesia mendapat sedikit angin segar dengan adanya kebijakan tutup-buka di Selat Hormuz.

Kebijakan tersebut memungkinkan kapal-kapal dari negara selain Israel dan Amerika Serikat untuk kembali melakukan komunikasi, yang dinilai sebagai perkembangan positif bagi stabilitas pasokan energi.

Sebelumnya, dalam sidang kabinet di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/3), Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah penghematan konsumsi BBM serta mempertimbangkan kebijakan bekerja dari rumah atau WFH sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.

"Ini saya minta dibicarakan nanti ya mungkin oleh Menko-Menko nanti berapa hari ini kita lihat. Kita pikirkan. Dulu kita atasi COVID, berhasil kita. Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," kata Prabowo.

Sejumlah negara lain telah mengumumkan kebijakan penghematan energi sebagai respons atas ketidakpastian global.

Thailand misalnya, meminta pegawai negeri bekerja dari rumah untuk mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar, membatasi penggunaan lift dan eskalator, serta mengatur suhu pendingin ruangan di kisaran 26–27 derajat Celsius.

Filipina memberlakukan sistem kerja empat hari dalam sepekan di sektor publik, sementara Pakistan menyiapkan rencana penghematan energi melalui pembelajaran jarak jauh dan pengaturan kerja dari rumah.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.