Sabalenka Bangkit Dramatis, Taklukkan Rybakina dan Raih Gelar Perdana Indian Wells

Senin, 16 Mar 2026, 04:57 WIB

INDIAN WELLS, AMERIKA SERIKAT – Aryna Sabalenka akhirnya menuntaskan penantian panjangnya untuk meraih gelar di Indian Wells setelah menundukkan rival beratnya, Elena Rybakina, dalam duel dramatis tiga set, 3-6, 6-3, 7-6 (8/6), Senin (16/3) dini hari WIB.

Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Sabalenka. Selain menjadi trofi pertamanya di turnamen bergengsi di gurun California tersebut, hasil ini juga mengakhiri rangkaian kekalahan menyakitkan dari Rybakina di sejumlah partai final sebelumnya.

Ket. Foto: Aryna Sabalenka. — Sumber: AFP

Sebelumnya, petenis asal Kazakhstan itu selalu unggul dalam empat pertemuan terakhir mereka di final, dimulai dari kemenangan di Indian Wells 2023 hingga duel ketat di final Australia Open Januari lalu.

Final kali ini pun berlangsung sengit hingga titik terakhir. Sabalenka bahkan sempat menghadapi satu match point saat tertinggal 5-6 pada tie-break set penentuan. Namun dengan mental baja, petenis Belarusia itu mampu membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan.

“Terima kasih Tuhan akhirnya saya mendapatkan trofi ini,” ujar Sabalenka seusai pertandingan. Tahun lalu, ia harus menelan kekecewaan setelah kalah di final dari remaja Russia, Mirra Andreeva.

Di set ketiga, Sabalenka sempat tampak berada di jalur kemenangan setelah mematahkan servis lawan dan unggul 2-1. Namun Rybakina meningkatkan tekanan lewat pukulan-pukulan pengembalian agresif hingga mampu menyamakan kedudukan menjadi 5-5, bahkan menyelamatkan lima break point di gim berikutnya.

Meski sempat terlihat frustrasi, Sabalenka tetap menunjukkan determinasi tinggi. Ia menahan servis tanpa kehilangan poin untuk memaksakan tie-break, lalu bangkit dari ketertinggalan 3-5. Momen krusial datang ketika ia menyelamatkan match point dengan backhand winner spektakuler.

Sabalenka kemudian memenangkan reli di depan net saat servis Rybakina sebelum menutup pertandingan lewat servis keras yang tak mampu dikembalikan lawannya.

“Ini benar-benar pertarungan yang luar biasa,” kata Sabalenka. “Saya sangat senang dengan tiga poin terakhir pertandingan ini. Saya bisa memainkan tenis terbaik saya di saat yang paling menentukan.”

Pertemuan terbaru dua petenis dengan servis keras dan pukulan agresif tersebut kembali ditentukan oleh margin yang sangat tipis.

Di set pertama, Rybakina memanfaatkan satu-satunya peluang break point untuk memimpin 4-2. Ia mempertahankan momentum dengan gim servis tanpa kehilangan poin, dan akhirnya menutup set ketika pukulan backhand Sabalenka melebar.

Masalah sempat datang bagi Sabalenka di awal set kedua setelah melakukan double fault pada break point. Namun ia segera bangkit, merebut empat gim beruntun untuk unggul 4-1.

“Saya datang ke pertandingan ini dengan satu tujuan: tetap kuat secara mental, apa pun yang terjadi,” ujar Sabalenka. “Saya ingin menunjukkan lewat bahasa tubuh bahwa saya siap bertarung sampai akhir.”

Setelah menyamakan kedudukan, Sabalenka menyelamatkan beberapa break point penting sebelum akhirnya mengamankan set kedua dan memaksa laga berlanjut ke set penentuan.

Dengan kemenangan ini, Sabalenka akan melanjutkan perjalanannya ke Miami Open sebagai juara bertahan dengan ambisi meraih “Sunshine Double”, yaitu menjuarai Indian Wells dan Miami dalam satu musim.

Sementara itu, Rybakina tetap membawa kabar positif menuju turnamen di Miami. Ia akan tiba dengan status peringkat dua dunia, naik satu posisi dan menyalip petenis Polandia, Iga Swiatek.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.