Tingkatkan Konektivitas Wilayah, Pemkab dan Jasa Marga Bahas Perpanjangan Jalur Tol hingga Gunungkidul
Kamis, 06 Agu 2026, 03:47 WIBYOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), membahas pembangunan infrastruktur jalan tol sebagai pendukung konektivitas antardaerah, khususnya koridor SlemanâGunungkidul bersama dengan PT Jasa Marga.
âBupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan bahwa pembahasan perpanjangan jalur tol tersebut dilakukan bersama pihak PT Jasa Marga di Kantor Jasa Marga, Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, Rabu.
â"Kami berharap tol ini tidak berhenti hanya sampai di Bokoharjo, Sleman, tetapi diteruskan hingga masuk wilayah Kabupaten Gunungkidul," kata Endah.
âIa menjelaskan langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarteritorial sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur nasional memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
â"Semoga bisa segera tersambung hingga masuk ke wilayah Gunungkidul," ujarnya.
âMenurut Endah, terhubungnya akses jalan hingga Kawasan Nglanggeran, Kapanewon Patuk, akan memacu sektor pariwisata daerah.
Kawasan tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu destinasi unggulan yang baru saja meraih juara pertama dalam ajang Trisakti Tourism Award.
â"Tentunya rencana ini membutuhkan kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Pemerintah Daerah DIY, Jasa Marga, serta koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah pusat," tutur Endah.
âSelain Nglanggeran, ia menambahkan bahwa keterhubungan jalur tersebut juga bakal mendongkrak potensi pariwisata di kawasan utara Gunungkidul.
Untuk mendukung hal itu, Pemkab Gunungkidul berkomitmen mempermudah izin bagi para investor yang ingin menanamkan modal demi menggerakkan perekonomian daerah.
âPada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono mengungkapkan bahwa saat ini pembangunan akses tol sedang berlanjut dari Purwomartani, Kalasan, Sleman menuju Bokoharjo, Prambanan, Sleman.
â"Potensi jalan lingkar di Bokoharjo sepanjang 27 km saat ini hanya menyisakan pembangunan sekitar 3 km lagi. Jalur ini berpotensi menjadi rute ramai menuju berbagai titik wisata," kata Rivan.
âIa menilai ketersediaan konektivitas jalan tol antardaerah akan memudahkan wisatawan dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mengakses destinasi wisata di Yogyakarta, termasuk Gunungkidul, melalui pintu keluar (exit) Tol Purwomartani.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Power Metal Meriahkan Festival Tulungagung Distorsi 2026
-
Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam
-
FBI Ungkap Tiga Modus Kejahatan yang Paling Mengancam di Dunia
-
AS Kembali Serang Iran, Balas Serangan Drone ke Kapal Kargo Singapura
-
Langkah Baru Danantara, Semua Hotel BUMN Digabung di Bawah Payung Injourney, Siap Gaet Investor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.