Stok Beras Pemerintah di Kalsel Capai 20 Ribu Ton, Bulog Pastikan Pasokan Aman
Minggu, 15 Mar 2026, 00:05 WIBBANJARMASIN â Stok cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang Perum Bulog menjadi salah satu penyangga penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan.
Cadangan ini disiapkan agar pemerintah memiliki persediaan yang cukup untuk menghadapi berbagai situasi, mulai dari lonjakan permintaan hingga kemungkinan gangguan produksi di sejumlah daerah.
Dengan ketersediaan beras yang terjaga di gudang Bulog, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan intervensi pasar jika diperlukan, misalnya melalui operasi pasar atau penyaluran bantuan pangan.
Kehadiran cadangan beras ini juga memberi rasa tenang bagi masyarakat, karena pasokan pangan pokok tetap terjaga dan dapat disalurkan kapan saja saat dibutuhkan.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalimantan Selatan Muh Akbar Said mengungkapkan stok cadangan beras pemerintah yang tersimpan di Bulog mencapai 20 ribu ton untuk menjamin keamanan pangan di provinsi setempat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026.
"Bahkan dengan stok sebanyak ini bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat provinsi ini lima bulan ke depan," ujarnya di Banjarmasin, Sabtu (14/3).
Ia mengungkapkan bahwa keamanan sektor pangan khususnya beras di provinsi ini masih terjaga dengan baik, bahkan untuk kebutuhan besar masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri termasuk untuk membayar zakat fitrah.
Akbar menyatakan stok beras cadangan milik pemerintah itu tersimpan dengan baik di gudang-gudang Bulog di wilayah provinsi ini.
"Terus kita pantau secara berkala untuk memastikan distribusi berjalan lancar," katanya.
Dia menyatakan Provinsi Kalsel sebagai salah satu provinsi lumbung pangan beras nasional memiliki cadangan yang cukup besar, bahkan bisa membantu memenuhi kebutuhan di provinsi tetangga.
Selain komoditas beras, ungkap Akbar, Bulog Kalsel juga memiliki stok komoditas lain, di antaranya gula pasir, jagung serta minyak goreng.
Dia menyatakan Bulog juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
âSelain menjaga stok di gudang, kami juga memastikan distribusi berjalan optimal. Bulog berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan mudah," ujarnya.
Sehubungan dengan kondisi stok yang aman tersebut, Akbar kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panic buying, tidak melakukan pembelian berlebihan.
Bulog Kanwil Kalsel bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasokan dan harga pangan di lapangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan di wilayah Kalsel.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI: Stok Pangan di Jakarta Aman meski Ada Konfik AS-Israel dan Iran
-
Jusuf Kalla: Serangan AS-Israel ke Iran Dapat Bikin Harga Minyak Dunia Naik, BBM di RI Bisa Langka
-
Rupiah Hari Ini Susah Bangkit, Pasar Dunia Lagi Waspada
-
Jelang Lebaran 2026, Berikut Stok Komoditas Pangan Utama Awal Maret
-
Jasa Marga Berlakukan Buka Tutup Rest Area Tol Jakarta-Cikampek
-
Dirut Bulog Segera Koordinasikan Temuan Cabai Rp140 Ribu/Kg ke Asosiasi
-
Mentan: Stok Beras 3,5 Juta Ton
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.