- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menlu Iran: Selat Hormuz T...
Menlu Iran: Selat Hormuz Terbuka untuk Siapa Saja Kecuali AS dan Sekutunya
Minggu, 15 Mar 2026, 09:17 WIBWASHINGTON - Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka karena pembatasan penggunaan jalur tersebut hanya berlaku untuk Amerika Serikat, Israel, dan para sekutu mereka, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Sabtu (14/3).
"Selat Hormuz terbuka. Selat itu hanya ditutup untuk kapal tanker dan kapal milik musuh-musuh kita, untuk mereka yang menyerang kami dan sekutu mereka. Yang lain bebas melintas," kata Araghchi kepada penyiar MS Now.
Menlu menambahkan bahwa kekhawatiran negara-negara soal keselamatan pelayaran di kawasan itu "tidak ada kaitannya" dengan Iran.
Pelayaran melalui Selat Hormuz hampir terhenti setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Selat ini merupakan jalur utama untuk memasok minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, yang mencakup sekitar 20 persen perdagangan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair.
- Penutupan Selat Hormuz
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Alonso Cukup Puas dengan Kinerja Tim di GP Miami
-
Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
-
ABPEDNAS Gelar Jaga Desa Awards 2026, Apresiasi Transparansi dan Inovasi Tata Kelola Desa
-
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nilai Kekalahan dari Malaysia Jadi Evaluasi Penting saat Indonesia Lawan Vietnam
-
Krisis Energi Global: IEA Sebut Dampaknya Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970-an
-
Huawei Mate 80 Pro Rilis di Indonesia Dibanderol Rp16,9 Jutaan, Tahan Jatuh 20 Kali Lipat! Cek Spesifikasinya
-
Jepang Beri Subsidi BBM untuk Cegah Kenaikan Harga Imbas Konflik Timteng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.