Max Verstappen Frustrasi di GP China: Perubahan Mobil Red Bull Tidak Signifikan
Minggu, 15 Mar 2026, 15:57 WIBJAKARTA - Juara dunia empat kali Max Verstappen mengaku tidak puas dengan performa mobil tim Red Bull Racing setelah sesi kualifikasi Grand Prix China. Pembalap asal Belanda tersebut hanya mampu menempati posisi kedelapan di grid start.
Hasil tersebut memperpanjang awal musim yang kurang mulus bagi Verstappen bersama mobil RB22. Sejak awal akhir pekan balapan di Shanghai, Red Bull kesulitan menandingi kecepatan tim-tim rival.
Pada sesi Sprint sebelumnya, Verstappen bahkan finis di luar zona poin. Situasi itu berlanjut pada sesi kualifikasi ketika ia gagal menyaingi performa mobil dari Mercedes, Ferrari, maupun McLaren.
Dalam sesi kualifikasi tersebut, Verstappen mencatat waktu hampir satu detik lebih lambat dari peraih pole position Kimi Antonelli. Hasil itu menempatkannya di baris keempat pada susunan start balapan.
Verstappen mengungkapkan tim sebenarnya telah melakukan berbagai perubahan pada mobil setelah Sprint. Namun menurutnya perubahan tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap performa kendaraan.
"Sama saja. Kami mengganti seluruh mobil dari Sprint dan itu tidak membuat perbedaan sama sekali," ujar Verstappen.
Ia juga mengeluhkan keseimbangan mobil yang dinilai sangat sulit dikendalikan sepanjang sesi kualifikasi. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mendapatkan performa stabil dari satu putaran ke putaran berikutnya.
"Saya tidak memiliki keseimbangan, jadi Anda bahkan tidak bisa mendapatkan sedikit acuan putaran demi putaran karena semuanya tidak terkendali dan sangat sulit untuk dikendarai. Ini tidak bagus," kata Verstappen.
Menurutnya posisi kedelapan yang diraih saat kualifikasi kemungkinan mencerminkan kekuatan tim saat ini. Ia memperkirakan Red Bull akan bersaing di sekitar posisi tersebut saat balapan berlangsung.
âKami berada di posisi yang seharusnya. Kemungkinan besar kami juga akan berlomba di posisi itu besok,â ujarnya.
Sementara itu, rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, juga mengalami kesulitan serupa sepanjang sesi kualifikasi. Pembalap asal Prancis tersebut akan memulai balapan dari posisi ke-10 di grid.
Hadjar menilai dirinya sudah mengeluarkan kemampuan maksimal saat menjalani kualifikasi. Meski demikian, ia mengakui mobil Red Bull masih belum memiliki keseimbangan yang ideal.
"Jujur, tidak ada penyesalan. Saya melakukan semua yang saya bisa dan mencatatkan putaran yang bagus, tetapi saya tidak terlalu senang dengan keseimbangan mobil," ujarnya.
Ia juga mengakui kecepatan mobil Red Bull masih tertinggal dibandingkan para pesaing utama. Hal itu membuat tim kesulitan bersaing di barisan depan grid.
"Ini bukan posisi yang kami inginkan sebagai sebuah tim, tetapi kami akan terus berjuang dan berusaha memahami situasinya," kata Hadjar.
Menurutnya tim telah mencoba berbagai perubahan untuk meningkatkan performa mobil dibandingkan hari sebelumnya. Meski belum membuahkan hasil optimal, tim tetap berupaya mempelajari penyebab ketertinggalan tersebut.
"Sudah banyak upaya yang dilakukan untuk membalikkan keadaan dibandingkan kemarin. Kami mencoba berbagai hal dan itu masih belum benar-benar berhasil, tetapi setidaknya kami mencoba dan memahami," ujarnya.
- Formula 1
- Tim Red Bull Racing
- F1
- Red Bull
- Max Verstappen
- Andrea Kimi Antonelli
- Grand Prix China
- Federation Internationale de l'Automobile (FIA)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Keberangkatan PPIH di Bandara Soetta
-
Van Dijk Minta Maaf Usai Liverpool Dibantai Manchester City
-
Perbaikan Atap di Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Telah Selesai
-
Program Pilah Sampah di Rorotan Berhasil Kurangi hingga 6 Ton Sampah
-
PBB akan Melakukan Pemungutan Suara Soal Resolusi Selat Hormuz
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.