Lahan Rawa 1.696 Hektare di Batola Siap Dioptimalkan untuk Pertanian

Minggu, 15 Mar 2026, 15:50 WIB

MARABAHAN – Upaya optimalisasi lahan rawa kini semakin mendapat perhatian sebagai salah satu cara untuk memperkuat sektor pertanian.

Lahan yang sebelumnya dianggap kurang produktif mulai dikelola dengan pendekatan yang lebih tepat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya tanaman pangan maupun komoditas lainnya.

Ket. Foto: Bupati Batola Bahrul Ilmi memimpin penanaman padi untuk program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Puntik Dalam, Batola, Kalsel. — Sumber: ANTARA/ Firman

Melalui pengelolaan yang lebih terencana, seperti perbaikan sistem tata air, pemilihan varietas tanaman yang sesuai, hingga pendampingan bagi petani, lahan rawa memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi pertanian.

Banyak daerah mulai melihat peluang ini sebagai cara menambah luas lahan tanam tanpa harus membuka lahan baru.

Jika dikelola dengan baik, optimalisasi lahan rawa tidak hanya membantu meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan menargetkan optimalisasi lahan rawa seluas 1.696 hektare di 2026 untuk pertanian guna mendukung program Cetak Sawah Rakyat (CSR), yang digalakkan Kementerian Pertanian.

"Program optimasi lahan (oplah) rawa ini berada di Desa Puntik Dalam, yang menjadi salah satu titik krusial dalam pencapaian target tahun ini," kata Bupati Batola Bahrul Ilmi di Marabahan, Kalsel, Minggu (15/3).

Dia mengatakan sebelumnya lahan di wilayah itu telah melalui tahap uji coba model demfarm (demonstration farming) dengan hasil yang menjanjikan.

Dengan penggunaan varietas padi unggul, produktivitas lahan pertanian diharapkan mampu mencapai panen 6 ton per hektare.

Bahrul menekankan pentingnya kolaborasi pihak terkait dalam upaya meningkatkan ketersediaan pangan di Batola yang memiliki lahan pertanian terluas di antara 13 kabupaten dan kota di Kalsel.

"Kami optimis dapat berkontribusi besar dalam menjadikan Indonesia swasembada pangan di masa depan," tegasnya.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan CSR adalah kunci menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

Program strategis Kementerian Pertanian ini untuk membuka lahan baru dan mengoptimalkan lahan potensial guna memperkuat ketahanan pangan nasional dengan target peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas padi.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.