Dekranasda Gianyar Dorong Produk Perak dan Fesyen Makin Kompetitif

Minggu, 15 Mar 2026, 15:25 WIB

GIANYAR – Upaya meningkatkan daya saing produk kerajinan terus dilakukan agar karya para perajin lokal bisa semakin dikenal dan diminati pasar yang lebih luas.

Tidak hanya mengandalkan keterampilan tradisional, para pelaku usaha kini juga mulai memperhatikan inovasi desain, kualitas bahan, hingga cara pemasaran yang lebih modern.

Ket. Foto: Produksi kerajinan perak di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (15/3/2026). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Gianyar

Berbagai pelatihan dan pendampingan juga diberikan untuk membantu perajin mengembangkan produknya.

Mulai dari pengemasan yang lebih menarik, pemanfaatan platform digital untuk promosi, hingga penyesuaian produk dengan selera pasar yang terus berubah.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan produk kerajinan lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

Pada akhirnya, meningkatnya daya saing ini juga dapat membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi para perajin dan masyarakat di sekitarnya.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gianyar, Bali, meningkatkan daya saing produk kerajinan perak dan fesyen karya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat untuk mendukung keberlanjutan usaha.

“Kami ingin menggali kreativitas para desainer, sekaligus melestarikan dan memastikan keberlanjutan perak dan wastra Bali,” kata Ketua Dekranasda Gianyar Surya Adnyani Mahayastra di sela pertemuan teknis kompetisi desain perak dan fesyen di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (15/3).

Salah satu upaya menggenjot daya saing perak dan fesyen itu yakni melalui kompetisi yang kini mendapatkan 14 perancang busana 10 perancang perhiasan perak lolos sebagai finalis.

Dalam kompetisi itu, perancang busana harus mengembangkan desain siap pakai memanfaatkan tenun tekstil tradisional Bali yang diproduksi langsung di Bali seperti kain songket, endek, gringsing, dan berbagai jenis wastra Bali lainnya.

Rancangan busana itu harus memiliki karakter dan dapat digunakan sehari-hari, mudah dirawat dan dipakai dengan tetap menyuguhkan nilai estetika dan identitas budaya Bali.

Sedangkan untuk desain perak, para perancang diberikan ruang untuk mengeksplorasi kreativitas desain dengan menekankan budaya Bali serta elemen khas Gianyar yaitu bunga padma.

Adapun salah satu sentra kerajinan perak di Pulau Dewata terletak di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar yang banyak diminati wisatawan domestik dan mancanegara.

“Kami ingin memperkuat identitas daerah sebagai World Craft City, yang dikenal dengan kekayaan kriya seperti perak Celuk, ukiran kayu, topeng, serta wastra tradisional Bali,” imbuhnya.

Dekranasda berharap generasi muda semakin terlibat dalam pelestarian sekaligus inovasi budaya lokal, serta mendorong pengembangan industri kreatif berbasis kerajinan dan wastra agar bisa bersaing tingkat nasional dan internasional.

Puncak kompetisi perak dan busana itu akan berlangsung pada 12 April 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar di Balai Budaya Gianyar.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.