• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Gaya Hidup Modern Picu Ris...

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Hadirkan Wellness Center

Kamis, 12 Mar 2026, 12:35 WIB

JAKARTA – Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebelum penyakit muncul masih menjadi tantangan besar. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 60% masyarakat Indonesia belum pernah memeriksa kadar gula darah maupun kolesterol, sementara sebagian besar masyarakat baru melakukan pemeriksaan kesehatan ketika sudah merasakan keluhan fisik yang nyata.

Perubahan gaya hidup masyarakat modern turut meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga obesitas. Pola makan yang tidak seimbang, aktivitas fisik yang rendah, kebiasaan makan tidak teratur, serta tingginya tingkat stres menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya gangguan metabolik, terutama di lingkungan masyarakat perkotaan.

Ket. Foto: Acara peluncuran Wellness Center. Hadapi risiko gaya hidup modern, Primaya Hospital Bekasi Barat merulis Wellness Center. Layanan proaktif dengan medical check-up, konsultasi gizi, dan akupunktur. — Sumber: Primaya Hospita Bekasi Barat

Menjawab kebutuhan tersebut, Primaya Hospital Bekasi Barat meluncurkan Wellness Center, sebuah pusat layanan kesehatan yang berfokus pada pendekatan preventive healthcare melalui skrining kesehatan, pengelolaan gaya hidup, serta pemantauan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Yoana Periskila Winarto, MKK., MHPM, menjelaskan bahwa kehadiran Wellness Center merupakan bagian dari komitmen Primaya Hospital untuk mendukung langkah preventif masyarakat terhadap kesehatan saat ini.

“Selama ini banyak orang baru memeriksakan kesehatannya ketika sudah muncul keluhan. Padahal, berbagai penyakit kronis sebenarnya dapat dicegah atau ditangani lebih awal apabila masyarakat melakukan skrining kesehatan secara berkala serta menjaga gaya hidup yang lebih sehat,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Kamis (12/3).

Wellness Center menghadirkan berbagai layanan kesehatan komprehensif yang dirancang untuk membantu masyarakat memantau dan menjaga kesehatannya secara lebih proaktif. Layanan tersebut meliputi medical check-up komprehensif, skrining kesehatan, konsultasi nutrisi, program manajemen berat badan, hingga perencanaan program kesehatan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan setiap individu.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Davie Muhamad, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik, menjelaskan bahwa gaya hidup modern menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus obesitas dan gangguan metabolik. “Pola makan tidak sehat, aktivitas fisik yang rendah, serta kebiasaan makan tidak teratur dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik. Karena itu, pendekatan kesehatan preventif perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pemeriksaan kesehatan tetapi juga pengelolaan gaya hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengaturan waktu makan atau chrono-nutrition, yaitu konsep nutrisi yang menyesuaikan pola makan dengan ritme biologis tubuh, juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan metabolisme. Sementara itu, dr. Ribka Tobing, Sp.Ak, Dokter Spesialis Akupunktur, menambahkan bahwa berbagai penyakit kronis kini semakin banyak ditemukan pada masyarakat usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat.

Melalui pendekatan yang lebih holistik, setiap individu yang mengikuti layanan Wellness Center akan mendapatkan evaluasi kesehatan menyeluruh serta rekomendasi program kesehatan yang dipersonalisasi.

“Kami berharap Wellness Center dapat menjadi mitra masyarakat dalam menjaga kesehatan secara lebih proaktif. Dengan deteksi dini serta pengelolaan gaya hidup yang tepat, banyak penyakit kronis sebenarnya dapat dicegah sehingga kualitas hidup masyarakat dapat tetap terjaga secara optimal,” lanjut dr. Yoana.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.