Trump Klaim Harga Minyak Akan Turun Usai Ancaman Nuklir Iran Berakhir

Selasa, 10 Mar 2026, 01:10 WIB

Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim harga minyak dunia akan turun dengan cepat setelah apa yang ia sebut sebagai “ancaman nuklir” dari Iran berhasil dinetralkan. Ia menilai lonjakan harga energi saat ini hanya bersifat sementara di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Dikutip dari Antara, Trump mengimbau masyarakat agar tidak terlalu khawatir terhadap kenaikan harga bensin. Menurutnya, fluktuasi harga minyak dalam jangka pendek merupakan konsekuensi dari upaya menjaga stabilitas keamanan global.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. — Sumber: SAUL LOEB/AFP

“Harga minyak dalam jangka pendek akan segera turun ketika ancaman nuklir Iran berakhir. Itu adalah harga yang sangat kecil untuk memastikan AS dan dunia tetap aman dan damai,” ujar Trump melalui unggahan di platform media sosial Truth Social.

Harga minyak dunia melonjak pada Senin (9/3), di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan distribusi energi dari kawasan Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent sempat menyentuh 118 dollar AS per barel, yang menjadi level tertinggi dalam sekitar empat tahun terakhir.

Lonjakan tersebut terjadi setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Serangan yang menargetkan beberapa wilayah strategis, termasuk di Teheran, dilaporkan menimbulkan kerusakan besar serta korban di kalangan warga sipil.

Menurut Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeed Iravani, jumlah korban tewas akibat serangan tersebut telah melampaui 1.300 orang.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah serta menargetkan wilayah Israel. Pemerintah Iran menyatakan langkah tersebut sebagai bentuk pertahanan diri atas serangan yang mereka terima.

Keputusan Bersama

AS dan Israel sebelumnya menyebut operasi militer itu sebagai langkah pencegahan terhadap dugaan ancaman program nuklir Iran. Namun dalam perkembangannya, kedua negara juga tidak menutup kemungkinan terjadinya perubahan kepemimpinan di Iran.

Trump juga menyatakan bahwa keputusan untuk mengakhiri operasi militer terhadap Iran tidak akan diambil secara sepihak. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut akan dipertimbangkan bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Saya pikir itu keputusan bersama. Kami sudah berbicara dan akan membuat keputusan pada waktu yang tepat dengan mempertimbangkan semua hal,” kata Trump dalam wawancara dengan The Times of Israel.

Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tersebut memicu kekhawatiran pasar global karena wilayah tersebut merupakan salah satu jalur utama distribusi energi dunia. Gangguan terhadap rantai pasok minyak dan gas dari kawasan itu berpotensi mempengaruhi stabilitas harga energi serta perekonomian global dalam jangka pendek.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.