Rekor 2,5 Bulan, Prabowo Resmikan 218 Jembatan TNI, Ungkap Rahasia Kerja Kilat Satgas Maruli Simanjuntak
📅 Senin, 09 Mar 2026, 18:11 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan yang tersebar di berbagai wilayah bencana dan daerah terpencil di Indonesia, Senin (9/3).
Dalam peresmian yang dilakukan secara daring tersebut, Kepala Negara memberikan apresiasi khusus kepada Satuan Tugas (Satgas) Jembatan TNI di bawah komando KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang berhasil merampungkan pembangunan dalam waktu singkat, yakni sekitar 2,5 bulan.
Langkah ini ditegaskan Presiden sebagai bukti nyata kehadiran negara hingga ke tingkat dusun terkecil, sekaligus memastikan keselamatan aksesibilitas bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang selama ini bertaruh nyawa menyeberangi sungai demi menuntut ilmu.
Prabowo, dalam konferensi video dari Jakarta, Senin, mengatakan peresmian tersebut meliputi 77 jembatan Bailey, 59 jembatan Armco, dan 82 jembatan perintis yang dibangun dalam waktu sekitar 2,5 bulan.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, Senin, 9 Maret tahun 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 77 Jembatan Bailey, 59 Jembatan Armco, dan 82 Jembatan Perintis," kata Prabowo sebagaimana dikutip dalam tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin sore.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden menyebut penyelesaian ratusan jembatan tersebut menunjukkan kesungguhan para prajurit TNI dan petugas di daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Prabowo menyampaikan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, khususnya Satgas Jembatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, telah bekerja keras dalam membangun jembatan-jembatan tersebut, baik yang berukuran besar maupun kecil.
Menurut Presiden, pembangunan jembatan itu juga menjadi bukti kehadiran pemerintah pusat hingga ke tingkat desa, dusun, dan wilayah terpencil, sehingga masyarakat tidak dibiarkan menghadapi kesulitan sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini bukti sekali lagi bahwa pemerintah pusat, Pemerintah Republik Indonesia hadir. Hadir di tingkat yang terkecil sekalipun. Di desa, di dusun, di dukuh. Pemerintah Republik Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan dalam kesulitan," ucapnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa bangga terhadap TNI yang dinilai telah menunjukkan komitmen sebagai tentara rakyat dan tentara nasional yang bekerja untuk kepentingan seluruh bangsa, dari barat hingga timur Indonesia.
Prabowo menyatakan tidak memperkirakan ratusan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Dirinya pun meminta Ketua Satgas untuk mengajukan daftar seluruh petugas dari berbagai unsur yang terlibat untuk mendapat perhatian atas kontribusi mereka dalam penyelesaian pembangunan tersebut.
Selain itu, Presiden menilai jembatan-jembatan yang dibangun, termasuk jembatan gantung berukuran puluhan meter di daerah terpencil, memiliki arti penting karena membantu masyarakat mengatasi kesulitan akses, termasuk bagi anak-anak yang harus menyeberangi sungai saat berangkat dan pulang sekolah.
"Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya. Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah, pulang dari sekolah dengan pakaian basah," kata Presiden.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada para prajurit TNI yang bertugas di berbagai wilayah, termasuk para panglima, komandan satuan, hingga aparat teritorial yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!