KPK Periksa Mantan Menhub di Semarang
Senin, 09 Mar 2026, 15:10 WIBJAKARTA â Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sebagai saksi. Budi diperiksa dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan terhadap Budi dijadwalkan pada hari ini. Pemeriksaan dilakukan di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Semarang.
âBenar. Hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi saudara BKS selaku eks Menteri Perhubungan,â kata Budi dalam keterangannya, Senin (9/3).
Selain Budi, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya untuk mendalami perkara tersebut. "Pemeriksaan juga dilakukan untuk saksi lainnya,â ujar dia.
Sebelummya lembaga antirasuah telah menjadwalkan pemeriksaan tehadap mantan Menhub awal Maret lalu. Namun Budi tidak dapat memenuhi panggilan.
âSaksi BKS dalam perkara DJKA hari ini konfirmasi tidak bisa hadir karena sakit. Penyidik juga masih intens melakukan penjadwalan ulang, sehingga nanti bisa dipastikan Pak BKS ini bisa hadir memenuhi panggilan,â kata jubir KPK Budi saat dikonfirmasi, Senin (2/3) lalu.
Ia menegaskan, keterangan Budi Karya diperlukan karena yang bersangkutan menjabat sebagai Menteri Perhubungan saat tempus perkara terjadi. "Termasuk Pak BKS dalam konteks sebagai Menteri Perhubungan dalam tempus perkara ini,â kata dia.
Budi menyampaikan, seharusnya pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Budi juga memastikan, pemeriksaan tersebut berkaitan dengan perkara yang menjerat tersangka Harno Trimadi.
KPK sebelumnya menetapkan Harno Trimadi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek di lingkungan DJKA Jawa Timur. Dalam kasus ini, KPK juga telah menetapkan mantan Aggota DPR RI Sudewo (SDW) sebagai tersangka baru.
KPK belum merinci keterlibatan Sudewo dalam perkara korupsi proyek jalur kereta api. Namun, KPK memastikan, telah mengantongi bukti permulaan cukup dalam menetapkan Sudewo sebagai tersangka korupsi proyek jalur kereta api.
Nama Sudewo memang kerap disebut dalam dakwaan hingga persidangan suap proyek jalur kereta api pada DJKA Kemenhub. Sudewo bahkan sudah bolak -balik diperiksa KPK dalam penyidikan perkara tersebut.
Sudewo disebut turut bersama-sama menerima uang haram dalam dakwaan terdakwa. Uang tersebut diberikan mantan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 wilayah Jawa Bagian Tengah (Jabagteng) Putu Sumarjaya. ils/I-1
- Dugaan Korupsi di DJKA
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KPK Buka Peluang Periksa Menhut terkait Kasus Korupsi Bupati Kuansing
-
Couch Herdman Ajak Tim Tetap Rendah hati
-
Hari Laut Sedunia Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi Pengelolaan Laut
-
Polres Metro Tangerang Kota Kejar Pemasok Ribuan Obat Keras ke Wilayah Tangerang
-
Bupati Pati Sudewo Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar di Proyek DJKA Kemenhub
-
Inovasi AI dan Digitalisasi Data Perkuat Layanan Kesehatan Ibu di Indonesia
-
Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.