Siprus Tinjau Ulang Kerja Sama dengan Inggris Usai Terkena Serangan Drone Iran

Minggu, 08 Mar 2026, 21:27 WIB

MOSKOW - Siprus akan melakukan "penilaian serius" terhadap kerja sama dengan Inggris setelah pangkalan udara Inggris di pulau itu diserang drone, kata Menteri Luar Negeri Siprus Constantinos Kombos.

“Jelas, perlu dilakukan penilaian serius atas apa yang terjadi pada saat kritis itu, terutama terkait situasi yang sedang berlangsung saat ini serta tingkat kerja sama yang ada," kata Kombos kepada media penyiaran Yunani ERT.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Pemerintah Siprus telah menyampaikan ketidakpuasan mereka kepada otoritas Inggris terkait penanganan masalah tersebut.

"Kami menyampaikan kepada pihak Inggris baik ketidakpuasan maupun kekecewaan kami terhadap cara situasi ini ditangani, yang berujung pada serangan terhadap pangkalan Inggris," kata Kombos.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Kementerian Pertahanan Inggris memastikan sebuah drone menghantam pangkalan Akrotiri di Siprus pada 1 Maret dan menyebabkan kerusakan terbatas.

Kementerian tersebut menyatakan drone itu tidak diluncurkan dari Iran. Ant/Sputnik/RIA Novosti

  • cyprus

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.