Ekonomi UEA Siap Pasang Badan Hadapi Guncangan Perbankan

Sabtu, 07 Mar 2026, 00:15 WIB

JAKARTA - Gubernur Bank Sentral Uni Emirat Arab (UEA) Khaled Mohamed Balama menegaskan bahwa sektor perbankan dan keuangan UEA terus menunjukkan tingkat ketahanan dan stabilitas tertinggi, siap menghadapi perkembangan regional.

"Bank, lembaga keuangan, dan perusahaan asuransi di seluruh negeri beroperasi secara normal dan tetap memberikan layanan kepada nasabah serta masyarakat dengan efisien dan tanpa gangguan di seluruh wilayah," kata Khaled, sebagaimana siaran pers dari Bank Sentral tersebut, diterima di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Dia menilai bahwa melalui visi kepemimpinan UEA, Bank Sentral telah memainkan peran pentingnya dalam menjaga ketahanan, kekuatan, dan stabilitas sistem keuangan serta perbankan nasional.

Terlepas dari perkembangan geopolitik berturut-turut yang terjadi di kawasan selama periode ini, Khaled mencatat bahwa Bank Sentral dan sektor perbankan serta keuangan UEA konsisten menunjukkan kapasitas untuk bertahan, beradaptasi, dan tumbuh secara berkelanjutan.

Hal itu semakin memperkuat posisi UEA sebagai tujuan yang terpercaya dan aman dan menjadi pusat keuangan terkemuka di tingkat regional maupun global.

"Warisan yang berkelanjutan ini mencerminkan kekuatan fondasi yang menjadi dasar sistem keuangan dan perbankan UEA, yang dibangun di atas tata kelola yang baik, disiplin kelembagaan, diversifikasi sektor keuangan, manajemen risiko yang proaktif, serta tingkat kesiapan tinggi untuk merespons perkembangan regional secara efektif," katanya.

Dia menambahkan bahwa sektor perbankan dan keuangan UEA terus mempertahankan tingkat kecukupan modal dan likuiditas yang sangat kuat.

"Rasio kecukupan modal saat ini mencapai 17 persen, sementara rasio cakupan likuiditas melebihi 146,6 persen, keduanya jauh di atas ambang batas regulasi yang direkomendasikan oleh badan pengawas internasional dan lembaga keuangan global," kata Khaled lebih lanjut.

Selain itu, total aset sektor perbankan dan keuangan UEA kini melampaui 5,42 triliun dirham UEA (sekitar Rp25 kuadriliun), mencerminkan skala, ketahanan, dan kekuatan lembaga keuangan yang beroperasi di negara itu, serta kapasitas mereka untuk memenuhi kewajiban dan menopang aktivitas ekonomi dalam berbagai kondisi.

Khaled juga menegaskan kembali bahwa sistem perbankan, sistem pembayaran, dan infrastruktur keuangan nasional UEA terus beroperasi dengan efisiensi dan stabilitas penuh.

"Sistem ini didukung oleh kerangka operasional dan teknologi canggih yang memastikan kelancaran, keamanan, dan keberlangsungan layanan perbankan serta keuangan tanpa gangguan," demikian kata Khaled. Ant

  • dirham

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.