- Home
-
- Megapolitan
-
- Cagar Budaya Depok Harus D...
Cagar Budaya Depok Harus Dipertahankan dengan Direvitalisasi
Kamis, 05 Mar 2026, 14:03 WIBDEPOK â Peninggalan atau warisan budaya mesti dilestarikan generasi sekarang. Inilah yang dilakukan Pemkot Depok yang akan merevitalisasi sejumlah cagar budaya. Kementerian Kebudayaan menyampaikan bahwa pemerintah mendukung seluruh upaya revitalisasi cagar budaya di berbagai daerah, termasuk Kota Depok. Pemerintah menyerukan pentingnya penguatan warisan budaya takbenda serta perencanaan pengembangan cagar budaya secara terarah.
âKami mendukung semua upaya revitalisasi cagar budaya di berbagai kota. Perlu percepatan registrasi dan verifikasi cagar budaya agar dapat ditetapkan menjadi cagar budaya nasional,â demikian keterangan pers kementerian kebudayaan, di Jakarta, Kamis.
Menbud juga mendorong percepatan penyusunan rencana pengembangan cagar budaya secara komprehensif, termasuk gedung bersejarah, museum, dan fasilitas pendukung lainnya, hal tersebut ia sampaikan dalam pertemuan dengan pemerintah Kota Depok bersama Tim Ahli Cagar Budaya dan komunitas budaya dalam rangka membahas pelestarian warisan budaya Kota Depok, khususnya kawasan bersejarah Depok Lama.
Kawasan Depok Lama memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya tingkat kota sejak tahun 2021 dan masih menyimpan berbagai bangunan bersejarah, termasuk gereja tua yang masih aktif digunakan, jembatan peninggalan kolonial, serta sejumlah bangunan yang berasal dari abad ke-18.
Di kawasan ini juga terdapat wilayah Taman Hutan Raya seluas sekitar tujuh hektar yang menjadi bagian dari lanskap sejarah Depok Lama, termasuk bangunan yang dikenal sebagai Rumah Presiden Depok. Pemerintah Kota Depok menyampaikan berbagai inisiatif pelestarian budaya dan sejarah kota, termasuk rencana pemanfaatan kembali bangunan bersejarah di kawasan Depok Lama.
Salah satu rencana utama adalah pemanfaatan bekas Rumah Sakit Harapan, bangunan peninggalan masa kolonial Belanda yang saat ini tidak lagi dimanfaatkan sebagai fasilitas publik, termasuk kemungkinan pengembangan sebagai museum sejarah dan budaya Depok. Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan harapannya agar dukungan Kementerian Kebudayaan dapat membantu mewujudkan revitalisasi kawasan Depok Lama sehingga dapat kembali menjadi pusat kegiatan budaya sekaligus destinasi wisata sejarah dan budaya.
âKawasan Depok Lama memiliki berbagai situs bersejarah dan kami ingin ruang-ruang itu dapat dimanfaatkan baik hari ini, maupun di masa yang akan datang,â ujarnya. Pertemuan juga menyoroti pentingnya pelestarian nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Depok, termasuk tradisi sosial dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Di Kota Depok masih terdapat Komunitas Depok yang terdiri atas dua belas marga keturunan Belanda yang menjadi bagian penting dari sejarah sosial masyarakat Depok, selain itu, Depok juga memiliki tradisi perayaan Lebaran Depok sebagai kegiatan budaya tahunan yang diharapkan dapat berkembang menjadi agenda nasional.
- Depok
- Revitalisasi Cagar Budaya
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Ayo Serbu! 3.000 Paket Sembako Murah di Tebet dan Kebayoran Lama, Cuma Rp100 Ribu!
-
Depok Tak Juga Belajar, Akhirnya Kena OTT KPK
-
LKBN ANTARA Rayakan HUT ke-88, Perkuat Peran sebagai Kantor Berita Nasional
-
Tahun 2026, Pemkot Depok Siapkan Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Kurang Mampu
-
Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Rest Area KM 62B Tol Jakarta-Cikampek
-
OJK Hukum Seumur Hidup Benny Tjokrosaputro, Dilarang Masuk Pasar Modal Selamanya
-
Bapanas Minta Satgas Pangan Polri Lakukan Pemeriksaan Lanjutan Temuan Harga di Atas HAP dan HET
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.