Tingkatkan Literasi, Perpusnas Salurkan 4.000 Buku untuk Sekolah Rakyat di Bandung Barat
Rabu, 04 Mar 2026, 18:08 WIBJAKARTA-Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menegaskan komitmennya sebagai penggerak literasi nasional dengan menyalurkan 4.000 buku untuk Sekolah Rakyat di Bandung Barat. Langkah konkret ini tidak hanya memperkuat koleksi bacaan di jenjang SD, SMP, dan SMA, tetapi juga menjadi investasi strategis dalam menyiapkan generasi literat menuju Indonesia Emas 2045.
 Sebagai bukti komitmennya dalam memperkuat literasi, Perpusnas giat berkontribusi memberikan dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat. Perpusnas juga turut hadir dalam Pembukaan Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Lanjut serta Sosialisasi dan Pendampingan Akreditasi di Bandung Barat, Selasa (3/3).
Dalam momen tersebut, Perpusnas menyalurkan 4.000 buku dengan rincian 1.500 buku untuk SD, 1.500 buku untuk SMP, dan 1.000 buku untuk SMA. âTarget kami setiap tahun jumlah ini meningkat minimal 10% agar koleksi terus diperbaharui,â ujar Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz.
Selain penyediaan koleksi, Perpusnas juga menghadirkan pendampingan teknis pengelolaan perpustakaan. Pustakawan senior dan tenaga kreatif dilibatkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan buku melalui kegiatan membaca bersama, diskusi reflektif, penulisan ulang isi bacaan, hingga proyek kreatif berbasis buku seperti pementasan sederhana.
Menurut Aminudin, keterlibatan Perpusnas bukan sekadar dukungan administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab strategis negara dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. âSekolah Rakyat bukan hanya soal perubahan status sosial, tetapi tentang menyiapkan pemimpin masa depan. Pemimpin hari ini tidak lagi dilahirkan, tetapi dipersiapkan,â tegasnya.
Melalui sinergi dengan Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, Perpusnas optimistis Sekolah Rakyat dapat menjadi model penguatan literasi nasional.Â
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menilai perpustakaan sebagai pondasi penting dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik. âDukungan Perpusnas adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul dan siap menghadapi tantangan global,â ujarnya. âPerpusnas juga menjadi wadah lahirnya generasi cageur, bageur, bener, pinter, singer. Alias sehat, baik, benar, cerdas, dan terampil,â pungkasnya.
- Budaya Literasi
- Program Sekolah Rakyat (SR)
- Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Edukasi permainan tradisional di sekolah rakyat
-
Unjuk keterampilan siswa Sekolah Rakyat Wonosobo
-
Sekolah Rakyat di Bali Resmi Dipakai! Ada Asrama, Lapangan hingga Pura
-
Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung, Mengarah ke Femisida
-
Sekolah Rakyat Belum Kompak Berjalan, Persoalan Teknis Jadi Penghalang
-
PWI Pusat dan PWI Lampung Perkuat Sinergi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
-
Antonelli Raih Kemenangan Kelima Beruntun di Grand Prix Monaco yang Penuh Insiden
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.