Gubernur Jateng Sebut 119 SPPG Gandeng BUMdes dan Kopdes Merah Putih
Rabu, 04 Mar 2026, 08:40 WIBSEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa setidaknya 110 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) telah menggandeng badan usaha milik desa (BUMDes) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.Â
"Program MBG ini bukan sekadar soal makan bergizi. Di dalamnya ada investasi strategis, membangun sumber daya manusia, sekaligus efek berganda terhadap perekonomian daerah, termasuk penguatan wirausaha di 35 kabupaten/kota," katanya di Semarang, Selasa (3/3).
Hal tersebut disampaikan usai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Jawa Tengah, yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.
Rinciannya, 53 SPPG bekerja sama dengan BUMDes dan 64 SPPG bermitra dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Ia menyebutkan, komoditas yang disuplai, meliputi ayam, telur, sayuran, bumbu, dan bahan makanan lainnya yang dipasok dari desa-desa di 35 kabupaten/kota.
Menurut dia, integrasi MBG dengan koperasi desa harus terus diperkuat, mengingat sejauh ini progres pembentukan Koperasi Merah Putih di Jateng juga signifikan.
Dari total 8.523 desa/kelurahan yang ada di Jateng, sebanyak 6.217 KDKMP atau 73 persen telah operasional dan telah memiliki 200.007 anggota, dan Jateng juga menyumbang 598 gedung KDKMP atau 35 persen dari total nasional.
"Saya minta para bupati dan wali kota melakukan konektivitas antara MBG dengan koperasi di daerah masing-masing. Ini harus linear dan saling menguatkan," katanya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa MBG dirancang sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Ia mengingatkan agar SPPG tidak mengambil bahan baku dari grosir besar di luar daerah, melainkan memprioritaskan pemasok lokal.
âJalannya ekonomi UMKM di desa itu lewat SPPG. Jangan lagi cari grosir jauh-jauh. Libatkan koperasi desa, BUMDes, petani, peternak, dan nelayan sebagai produsen pangan lokal," katanya.
Koperasi Merah Putih, kata dia, harus berfungsi sebagai agregator, sekaligus penyangga harga kebutuhan pangan strategis di pasaran.
"Jika harga gabah, jagung, ikan, atau komoditas lain jatuh di bawah harga acuan, koperasi dapat menyerap dan menyalurkannya melalui skema MBG," katanya.
- Gubernur Jateng
- SPPG
- Kopdes Merah Putih
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Jabra Luncurkan Evolve3 dan PanaCast Room Kit, Perkuat Solusi Kerja Hibrida Berbasis AI
-
Pendampingan Intensif pada Sejumlah SPPG dalam Pengelolaan Limbah
-
Perpusnas Perkuat Budaya Literasi, Jadikan Relima sebagai Penggerak Utama dan Fondasi Martabat Bangsa
-
44 SPPG di Kota Kediri Sudah Memiliki SLHS
-
1.061 Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi, Presiden Yakin KDKMP Dorong Perekonomian Indonesia
-
Kemenkes Akselerasi Eliminasi Kusta lewat Deteksi Dini
-
Sertifikasi SPPG Jangan hanya Sekadar Formalitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.