Putri KW dan Ganda Putri Siap Beri Kejutan

Senin, 02 Mar 2026, 06:54 WIB

JAKARTA - Tiga hari bukan waktu yang panjang. Namun, bagi tim bulu tangkis Indonesia, masa aklimatisasi di Milton Keynes, Inggris, cukup untuk memulihkan ritme sebelum menapaki panggung bergengsi All England 2026. Kini fokus sepenuhnya diarahkan ke Birmingham, tuan rumah turnamen level Super 1000 yang akan berlangsung 3-8 Maret di Utilita Arena.

Tunggal wanita andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, memastikan proses adaptasi berjalan tanpa hambatan. Kondisi fisik prima dan penyesuaian cuaca Eropa tak lagi menjadi soal. “Sejauh ini tidak ada kendala. Semua sehat. Mungkin hari-hari awal saja masih penyesuaian, tapi sekarang sudah cukup baik,” ujarnya kepada tim Humas PP PBSI, Minggu (1/3).

Ket. Foto: Pebulu tangkis tunggal putri Putri Kusuma Wardani dalam ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026. — Sumber: Foto PP PBSI

Putri mengungkapkan, menu latihan lebih diarahkan pada antisipasi permainan lawan. Dalam jadwal, dia akan menghadapi wakil Denmark, Mia Blichfeldt, di babak 32 besar. Evaluasi kekuatan dan celah lawan menjadi prioritas tim pelatih. “Latihannya lebih ke cara bermain karena sudah tahu lawannya. Pelatih menekankan antisipasi dari kelebihan lawan dan yang harus saya lakukan,” jelasnya.

Bagi Putri, All England bukan panggung baru. Atmosfernya selalu memantik semangat. Dia mengaku antusias, tetapi berusaha menjaga emosi agar tetap stabil. “Sangat excited bisa ke All England lagi, tapi tidak boleh berlebihan. Saya menjaga pikiran dan mood supaya tetap nyaman dan fokus belajar dari kelebihan dan kelemahan lawan,” tuturnya.

Di Jerman Open 2026, ganda putri terhenti di semifinal. Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi takluk dari wakil Tiongkok, Li Yi Jing/Wang Yi Duo, melalui pertarungan tiga gim 18-21, 21-8, 19-21 di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr. Kekalahan itu memastikan Merah Putih tanpa gelar di turnamen Super 300 tersebut.

Meski gagal menembus final, Siti Fadia/Tiwi tak larut dalam kekecewaan. Mereka kini memburu tambahan poin peringkat dunia di All England. Indonesia menurunkan tiga pasangan: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Siti Fadia/Tiwi.

Pelatih ganda putri, Karel Mainaky, menilai kondisi anak asuhnya berada dalam situasi ideal. Adaptasi berjalan baik dan pola latihan yang dirancang mampu dijalankan maksimal.

“Kondisi anak-anak ok, adaptasi cukup baik. Jam tidur dan aktivitas normal. Beberapa pola latihan yang saya inginkan sudah bisa dilakukan,” ujarnya.

Di babak pertama, Rachel/Febi langsung ditantang unggulan ketiga asal Tiongkok, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Febriana/Meilysa menghadapi pasangan Ukraina Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr. Sedangkan Siti Fadia/Tiwi bersua wakil Taiwan Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan. ben/G-1

  • all england 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.