Korban Hilang di Sumut Jadi 205 Orang, TNI AL Kerahkan KRI SSA-378
Kamis, 04 Des 2025, 18:35 WIBMEDAN -Â Jumlah korban hilang akibat banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara (Sumut) kembali meningkat menjadi 205 orang.Â
Berdasarkan data Pusdalops PB Sumut per Kamis, 4 Desember 2025, pukul 17.00 WIB yang diterima di Medan, jumlah korban hilang bertambah 38 orang dari sebelumnya 167 orang.
Pusdalops PB mendata 205 orang yang masih dinyatakan hilang itu tersebar di lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 14 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 112 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan 33 orang, Kota Sibolga 45 orang, dan Kabupaten Humbang Hasundutan satu orang.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
"Data itu merupakan update 4 Desember 2025 pukul 17.00 WIB," ujarnya.
Ia mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
"Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya," kata dia.
Pusdalops PB mencatat 17 kabupaten/kota di Sumut terdampak musibah banjir dan tanah longsor.
Kerahkan KRI SSA-378
Sementara itu, TNI AL mengerahkan KRI Sutedi Senaputra-378 (SSA-378) dari kawasan Aceh Tamiang menuju Lhokseumawe untuk mengantar logistik kebutuhan korban banjir, Kamis.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta mengatakan, kapal tersebut dikerahkan ke Lhokseumawe setelah sebelumnya membawa logistik untuk korban banjir di Aceh Tamiang.
"Kehadiran unsur KRI memastikan bantuan Presiden RI tiba dengan aman dan tepat sasaran kepada warga Lhokseumawe, setelah sebelumnya SSA-378 juga mendistribusikan bantuan ke wilayah Aceh Tamiang," kata Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta
Tunggul melanjutkan, logistik yang dibawa ke Lhokseumawe sama seperti yang sebelumnya dibawa ke Aceh Tamiang yakni berupa kebutuhan pokok seperti makanan siap saji, beras, gula, pakaian, obat-obatan hingga bahan bakar solar.
Tunggul melanjutkan setelah bantuan sampai di pelabuhan, prajurit Lanal Lhokseumawe langsung bergerak cepat mendistribusikan bantuan ke beberapa titik bencana banjir.
Tunggul memastikan, KRI SSA-378 akan terus dikerahkan di wilayah Aceh untuk mempermudah proses pendistribusian logistik dari pusat menuju daerah bencana.
"Operasi ini menjadi bukti peran strategis TNI AL dalam menjangkau wilayah terdampak secara efektif dan memberikan dukungan kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat," kata dia.
- tni al
- bencana alam
- banjir aceh
- banjir sumatra
- banjir di sumut
- korban hilang
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
BUMN Bangun 600 Hunian Sementara Pascabanjir Aceh, Targetkan 15.000 Unit
-
iOS 27 Disiapkan Jadi Perubahan Besar untuk Apple
-
Jalur Putus Total, Prajurit TNI AD Jalan Kaki Pikul Satu Ton Logistik Menuju Desa Terisolasi di Aceh
-
Tinggalkan Warganya Saat Bencana, Bupati Aceh Selatan Disanksi Mendagri
-
Mantan PM Najib Razak Divonis 15 Tahun Penjara
-
Anda Ibu Menyusui dan Ingin Tetap Berpuasa? Simak Kiat Ini Agar Produksi ASI Terjaga
-
Antisipasi Potensi Bencana Akibat Siklon Tropis, Pemerintah Perlu Perkuat Mitigasi Risiko
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.