- Home
-
- Luar Negeri
-
- Krisis Iran Meluas: 115.00...
Krisis Iran Meluas: 115.000 Warga Australia Terjebak di Zona Konflik, Canberra Siapkan Evakuasi Besar-besaran
Senin, 02 Mar 2026, 16:03 WIBCANBERRA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Penny Wong pada Senin (2/3) mengatakan bahwa sekitar 115.000 warga Australia saat ini berada di Timur Tengah setelah penerbangan masuk dan keluar dari kawasan tersebut dibatalkan di tengah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Wong mengatakan kepada televisi Australian Broadcasting Corporation bahwa pemerintah federal sedang menunggu informasi terbaru mengenai dimulainya kembali penerbangan komersial melalui Timur Tengah sebelum memutuskan untuk menyediakan penerbangan pemulangan bagi warga yang telantar.
"Mengingat jumlah orang di kawasan tersebut, mereka akan dapat pulang paling cepat jika kami dapat memfasilitasi mereka untuk menggunakan penerbangan komersial saat ini," ujarnya.
Dalam pernyataan yang dirilis sebelumnya pada Senin, Wong mengatakan pemerintah kini menyarankan warga Australia untuk tidak melakukan perjalanan ke Bahrain, Iran, Irak, Israel, Kuwait, Lebanon, Palestina, Qatar, Suriah, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Selain itu, dia mengatakan warga Australia sebaiknya mempertimbangkan kembali kebutuhan untuk melakukan perjalanan ke Yordania, Oman, dan Arab Saudi.
Warga negara Australia yang sudah berada di Timur Tengah telah disarankan oleh pemerintah untuk memantau dengan saksama perkembangan situasi dan media lokal, mengonfirmasi rencana perjalanan langsung dengan maskapai atau agen perjalanan, meninjau asuransi perjalanan mereka, serta memantau Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (Department of Foreign Affairs and Trade/DFAT) Australia untuk mendapatkan informasi terbaru.
Wong mengatakan DFAT telah mengaktifkan Pusat Krisis untuk memberikan dukungan konsuler kepada warga Australia di Timur Tengah.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi keselamatan sekitar 100 personel pertahanan yang saat ini ditempatkan di kawasan tersebut. Ant/Xinhua
- australian dollar
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Redam Krisis Energi: Australia Pangkas Separuh Pajak Bahan Bakar
-
Solidaritas Nordik: Norwegia Tegaskan Greenland Bagian Tak Terpisahkan dari Denmark
-
Tiga Ruas Jalan Nasional Diserahkan ke Pemkab Cianjur, di Antaranya Jalan Perintis Kemerdekaan
-
Harga BBM Naik: Dua Negara Bagian Australia Gratiskan Transportasi Publik
-
ADB dan IAEA Perkuat Kerja Sama Regional untuk Dorong Pemanfaatan Teknologi Nuklir yang Aman dan Berkelanjutan di Asia-Pasifik
-
TNI AD Bersihkan Sekolah yang Terkena Banjir Bandang di Aceh Tamiang
-
Tayang Oktober, Film "Tukar Takdir" Kisahkan Drama Petaka Kecelakaan Pesawat, Sebuah Genre Baru Film Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.