Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Tempat Transit Pemudik 2026

Senin, 02 Mar 2026, 11:31 WIB

JAKARTA - Kementerian Agama menyiapkan 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat singgah bagi pemudik. Program ini diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, melalui Ekspedisi Masjid Indonesia 2026. 

Dikutip dari laman resmi Kemenag RI, program ini direncanakan berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri. Masjid di jalur mudik difungsikan sebagai tempat transit yang buka 24 jam.

Ket. Foto: Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Senin (23/2). dalam upaya penguatan sinergi lintas kementerian untuk mudik aman dan nyaman. — Sumber: Kemenag

Rencana ini mengemuka saat Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Senin (23/2). Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas kementerian untuk mudik yang aman dan nyaman.

Koordinasi internal juga dilakukan dalam rangka kesiapan masjid dari tingkat pusat hingga Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, ujar Menag. 

Masjid diharapkan dapat menyiapkan fasilitas yang mencakup ruang istirahat, toilet bersih, air wudhu, ruang laktasi jika memadai, air minum, pengisian daya ponsel gratis, serta area parkir yang aman dan tanpa biaya.

Menag mengharapkan, bagi pemudik yang masih menjalankan puasa Ramadan, masjid juga diharapkan dapat menyediakan takjil. Pada malam hari, pengelola diimbau menyiapkan minuman hangat agar pengemudi dapat memulihkan stamina sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

“Beristirahat sejenak bisa menyelamatkan nyawa, mencegah musibah karena kalau sopirnya ngantuk, dan nanti nabrak, kecelakaan banyak bisa terjadi,” kata Menag.

Penggunaan mobil pribadi dan sepeda motor, terutama di jalur Pantura, Trans Jawa, dan Trans Sumatra, yang cukup tinggi, tingkat kelelahan pengemudi menjadi salah satu faktor risiko kecelakaan yang perlu diantisipasi. Karena itu, Masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai ruang pelayanan publik bagi khususnya para pemudik.

Agar mudah dikenali, masjid yang berpartisipasi akan diberi penanda khusus di jalur utama sehingga pemudik dapat singgah tanpa ragu, ujarnya.

Tidak hanya masjid, untuk melayani pemudik pun melibatkan rumah ibadah lain di sejumlah daerah, termasuk gereja misalnya, di wilayah Sumatera Utara dan kawasan Indonesia Timur. Pendekatan ini menegaskan bahwa rumah ibadah adalah ruang kemanusiaan yang terbuka, melayani siapa pun tanpa memandang latar belakang agama.

“Adanya program ini, dapat meniru masjid nabi, masjid juga menerima tamu baik muslim dan non muslim, jangan ada diskriminasi. Masjid harus jadi rumah besar kemanusiaan, dan sebagai  strategi yang membantu kesuksesan manajemen mudik Lebaran,” kata Menag.

Sejalan dengan itu, Menteri Perhubungan memaparkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana menghadapi 143 juta pemudik. Diantaranya   menyiapkan masjid sebagai tempat singgah, sehingga perlu kesesuaian data dengan Kemenag, agar terjadi sinergi saat di lapangan.

  • Mudik Lebaran 2026

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja

AS Beri Sanksi Ekonomi ke Iran dengan Targetkan Lima Sektor

Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai, Menkomdigi Pilih Jalur Pembinaan Ketimbang Pidana

Disperpusip Lebak Sebut Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Parimo Percepat Normalisasi Sungai

Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka

PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan PLN.

Dorong Produktivitas Warga, PLN Mulai Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Pedalaman Rote Ndao

Maulid Nabi, Brimob Polda Sumut Bagikan Bantuan Pangan untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Tembung

Kinerja Keuangan BTN Juli 2026: Laba Bersih Merekah Rp2,51 Triliun berkat Efisiensi Bebas Bunga

AI Makin Canggih, Bukti Video dan Foto di Pengadilan Kini Jadi Sorotan

Polisi Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Lestarikan Tradisi, Pemprov Babel Jadikan Nganggung sebagai Wisata Budaya

Dorong Kunjungan Wisata, Pasaman Barat Bina Pokdarwis untuk Beri Pelayanan Terbaik ke Wisatawan

Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Terhenti di Laga Pembukanya

Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi

Kepala Bapanas: 80-90% Beras Fortifikasi di Ritel Diduga Palsu

Permintaan Pasar Nusantara Stabil, Harga Ternak Sapi di Gorontalo Utara Tetap Tinggi

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Siapkan 3 Ton Beras Cadangan Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.